TIPS KESEHATAN : Konsumsi Mentega Tingkatkan Risiko Diabetes

Ilustrasi mentega (Boldksy)
19 Februari 2017 22:45 WIB Lifestyle Share :

Tips kesehatan kali ini tentang risiko terkena diabetes yang disebabkan oleh mengonsumsi mentega.


Solopos.com, SOLO – Sebuah hasil penelitian terbaru memaparkan mentega dapat meningkatkan risiko diabetes hingga dua kali lipat. Penelitian yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari Havard TH Chan, School of Public Health, Amerika Serikat itu menunjukkan seseorang yang mengonsumsi mentega secara berlebih berisiko terkena diabetes.

"Orang yang mengonsumsi 12 gram mentega per hari lebih berisiko terkena diabetes tipe2," tutur Marta Guasch Ferre, pimpinan kelompik penelitian itu seperti dilansir Boldsky, Jumat (17/2/2017).


Risiko diabetes itu disebabkan oleh kandungan lemak jenuh dan lemak hewan dalam mentega. Saat dikonsumsi, lemak tersebut akan berubah menjadi asam lemak jenuh dan lemak trans yang meningkatkan risiko diabetes sekaligus jumlah kolesterol jahat.


Menurut hasil penelitian itu, dari 3.349 responden, 266 di antaranya menderita diabetes setelah mengonsumsi mentega secara rutin selama empat tahun. Selain mentega, mereka juga tidak menerapkan pola hidup sehat yang membuat risiko terjangkit diabetes meningkat.


Guna mengatasi hal tersebut, Anda disarankan membatasi konsumsi mentega yang mengandung lemak hewan. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi mentega dari lemak nabati atau mengggantinya dengan minyak zaitun.


Di samping itu, Anda juga disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi sayur-mayur, buah-buahan, serta makanan kaya protein yang tidak mengandung lemak. Anda juga harus membatasi konsumsi gula dan berbagai makanan manis lain guna mencegah diabetes dan penyakit kronis lainnya.


Berbagai cara tersebut telah diuji coba oleh para peneliti dan hasilnya diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, salah satu jurnal kesehatan terkemuka di Amerika Serikat. Oleh sebab itu, mulai sekarang batasilah jumlah mentega yang Anda konsumsi dan terapkanlah pola makan dan hidup sehat untuk mengurangi risiko diabetes. (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)




Tokopedia