Begini Cara Mendeteksi Bocah yang Pernah Lakukan Skip Challenge

Skip Callenge yang sedang ngetren di Indonesia. (Istimewa - Instagram)
10 Maret 2017 15:45 WIB Muhammad Rizal Fikri Lifestyle Share :

Muncul tren di kalangan anak sekolah atau remaja yang bisa memicu kerusakan tubuh.

Solopos.com, SOLO – Tak semua tren di dunia maya layak untuk diikuti. Salah satunya permainan Skip Challenge atau Pass Out Challenge yang belum lama ini menjadi tren di kalangan remaja Indonesia. Secara umum perlu diketahui aktivitas ini bisa memicu kerusakan organ tubuh.

Belum lama ini rekaman anak-anak sekolah asal Indonesia melakukan Pass Out Challenge beredar di media sosial. Sebuah video disertai peringatan mengenai bahaya Skip Challenge diunggah akun populer Instagram @lambe_turah, Kamis (9/3/2017).

Dihimpun Solopos.com dari laman Wikipedia dan Nobullying.com, Jumat (10/3/2017), Skip Challenge memiliki banyak sekali sebutan. Selain dua sebutan di atas, aktivitas tersebut juga disebut Choking Game dan Space Monkey Challenge.

Meski dilakukan dengan beberapa cara berbeda, Skip Challenge dan nama-nama lain tersebut memiliki tujuan sama, yakni secara sengaja dan sementara memotong pasokan oksigen ke otak. Orang yang melakukan aktivitas tersebut akan pingsan selama beberapa saat dan merasakan euforia. Laman nobullying menyebut Skip Challenge sebagai cara merasakan sensasi mengganja tanpa memasukan obat terlarang itu.

Sebagian besar pelaku Skip Challenge mengira aktivitas yang mereka lakukan tidak berbahaya dan tidak memiliki efek samping apapun. Berkurang atau hilangnya pasokan oksigen ke otak secara medis disebut dengan Hypoxic-Anoxic Brain Injury (HAI).

Kondisi tersebut bisa berakibat fatal, mulai dari pingsan hingga kerusakan sel otak. Kerusakan sel otak yang terjadi tidak dapat diprediksi, tergantung lokasinya. Dengan kata lain Skip Challenge bisa mengakibatkan kelumpuhan seketika, kebutaan, bisu, dan efek kerusakan sel lainnya.

Orang tua harus memberi pengawasan dan pengertian menyeluruh mengenai Skip Challenge. Anda bisa mengawasi beberapa hal berikut yang bisa dihubungkan dengan efek Skip Challenge:

Pusing

Remaja yang baru saja melakukan Skip Challenge biasanya akan pusing, hal itu akan terjadi beberapa hari. Rasa pusing itu berpusat di lobus frontal.

Mata Merah

Skip Challenge menyebabkan mata merah sesaat setelah dilakukan. Mata remaja yang melakukan tantangan itu akan terlihat sendu dan seperti kecapekan.

Disorientasi

Pelaku Skip Challenge akan merasakan disorientasi, mereka akan merasa bingung mengenai apa yang mereka lakukan dan siapa yang sedang bersama mereka.