WISATA SOLORAYA : Keindahan Hutan Pinus Bukit Kars Wonogiri

Senja di Purwoharjo, Karangtengah, Wonogiri (Mariyana Ricky/JIBI - Solopos)
11 Maret 2017 19:00 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Lifestyle Share :

Wisata Soloraya bukit kars Wonogiri menyimpan pesona.

Solopos.com, WONOGIRI -- Setelah puas menikmati indahnya http://m.solopos.com/?p=800381">Air Terjun Kemukus, Karangtengah Wonogiri, Anda bisa menikmati sisi lain perbukitan kars Geopark Gunung Seribu.

[caption id="attachment_800398" align="alignleft" width="370"]http://images.harianjogja.com/2017/03/Pemandangan-Bukit-Kars-area-Geopark-Gunung-Seribu-Desa-Purwoharjo.jpg">http://images.harianjogja.com/2017/03/Pemandangan-Bukit-Kars-area-Geopark-Gunung-Seribu-Desa-Purwoharjo-370x278.jpg" alt="Pemandangan Bukit Kars area Geopark Gunung Seribu, Wonogiri (Mariyana Ricky/JIBI/Solopos)" width="370" height="278" /> Pemandangan Bukit Kars area Geopark Gunung Seribu, Wonogiri (Mariyana Ricky/JIBI/Solopos)[/caption]

Sebelum tiba di Dusun Ngijo, Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah, perjalanan banyak melewati area hutan pinus. Itulah yang menjadi tujuan menikmati dinginnya kawasan di wilayah berketinggian 1.100 mdpl itu.

Hutan pinus yang menjulang tinggi tampak berpendar apik saat mentari mulai bergerak ke barat. Kabut yang sedari siang menggelayut di puncak-puncak bukit perlahan turun. Fenomena ray of light menjadi bagian pemandangan wajib jelang matahari terbenam.

Pinus-pinus ini sebagian menjadi sumber pendapatan warga sekitar. Ada yang memanfaatkan minyaknya sebagai salah satu produk cat, ada pula yang menggunakan kayunya untuk perabotan.

“Ke depan kami ingin hutan pinus Karangtengah menjadi destinasi populer seperti Mangunan dan Dlingo (Bantul, Jogjakarta) atau Kragilan (Magelang, Jawa Tengah),” terang perangkat desa Purwoharjo, Wahyu Wijayarto.

Pemerintah desa berniat membangun instalasi bambu untuk gardu pandang. Namun, niatan tersebut terkendala dana dan akses yang kurang bagus. “Saat ini jalan Karangtengah-Wonogiri sedang diperbaiki. Kalau aksesnya sudah baik, tentu rencana menggarap potensi wisatanya dapat terlaksana,” kata Wahyu.

Seusai mengeksplorasi hutan pinus, perjalanan berlanjut ke Wonogiri kota. Di sela perjalanan saya sempatkan mampir di titik paling populer menyaksikan sunset di Kecamatan Karangtengah. Lokasinya persis berada di tepi jalan sebelum Kantor Kecamatan Karangtengah (jika perjalanan dilakukan setelah Desa Purwoharjo).

Dari posisi itu, bentang perbukitan kars di wilayah Wonogiri tergambar jelas. Bukit-bukit besar yang menyerupai punuk dari kejauhan membentuk layer dengan gradasi warna apik. Langit biru selepas hujan berpadu sempurna dengan warna jingga senja. Paket pemandangan rupawan itu tercermin utuh di sawah terasering karya para petani.

Tokopedia