KISAH INSPIRATIF : Anak Alergi Gula dan Tepung, Wanita Ini Bikin Kue dari Sayuran

Salad Cake di kafe Vegedeco Salad (Pinterest)
21 Maret 2017 13:15 WIB Lifestyle Share :

Kisah inspiratif, seorang wanita di Jepang membuat kue dari sayuran.

Solopos.com, NAGOYA — Mitsuki Moriyasu, seorang wanita asal Negeri Sakura, Jepang, menciptakan sebuah inovasi baru yang kreatif melalui kue berbahan dasar sayuran seperti seledri, wortel, dan kol.

Seperti dilaporkan metro.co.uk, Kamis (16/3/2017), kue berbahan dasar sayuran yang dikenal dengan sebutan salad cake itu, mulai dijual Mitsuki Moriyasu sejak 2015 di Vegedeco Salad, kafe pribadinya yang terletak di Kota Nagoya, Jepang.

Salad cake itu memiliki sebuah konsep yang unik, “menyenangkan untuk dilihat, menyenangkan untuk dimakan, dan penuh kegembiraan.”

Meskipun memiliki penampilan layaknya kue pada umumnya yang terlihat cantik dengan dihiasi krim warna-warni, salad cake buatan Mitsuki Moriyasu murni terbuat dari sayuran dan tidak mengandung gula, tepung terigu, serta karbohidrat yang tinggi.

Kue yang tengah menjadi primadona di Jepang itu hanya menggunakan tepung kedelai, telur, dan minyak sayur untuk membuat lapisan kue, tahu untuk membuat krim, dan sari sayuran untuk membuat pewarna alami.

[caption id="attachment_803328" align="alignleft" width="370"]http://images.harianjogja.com/2017/03/Mitsuki-Moriyasu-dan-Salad-Cake-buatannya-cnn.com_1.jpg">http://images.harianjogja.com/2017/03/Mitsuki-Moriyasu-dan-Salad-Cake-buatannya-cnn.com_1-370x208.jpg" alt="Mitsuki Moriyasu dan Salad Cake buatannya (cnn.com)" width="370" height="208" /> Mitsuki Moriyasu dan Salad Cake buatannya (cnn.com)[/caption]

Seperti dikutip cnn.com, Senin (13/3/2017), bagian tengah salad cake diisi dengan sayuran seperti lobak yang sudah diasinkan, dipotong dadu, dan dimasak.

Tidak hanya itu, Mitsuki Moriyasu juga menggunakan ragi tradisional Jepang untuk mendapatkan rasa manis.

“Kue itu terlihat seperti kue pada umumnya, tetapi hanya terbuat dari sayuran. Anda bisa memakannya untuk sarapan, makan siang, dan sangat cocok untuk makan malam dengan wine (minuman beralkohol dari hasil fermentasi anggur),” kata Moriyasu.

“Rasa setiap kue berbeda, tergantung pada sayuran yang kami gunakan, tetapi aku akan mengatakan jika rasanya seperti sesuatu yang tidak pernah Anda rasakan sebelumnya.” lanjutnya.

Salad cake buatan Mitsuki Moriyasu terinspirasi dari dua anak laki-lakinya yang memiliki alergi terhadap makanan yang mengandung gula dan tepung terigu. Selama bertahun-tahun dirinya mencari berbagai resep alternatif, dan akhirnya dia menemukan resep sehat yang berdampak positif bagi dirinya dan anak-anaknya.

“Kami memiliki makanan buatan sendiri karena aku ingin anak-anakku untuk memakan banyak sayuran dan tidak terlalu banyak mengonsumsi gula,” ungkap Moriyasu.

[caption id="attachment_803330" align="alignright" width="370"]http://images.harianjogja.com/2017/03/Menu-paket-di-kafe-Vegedeco-Salad-vegedecosalad.com_.jpg">http://images.harianjogja.com/2017/03/Menu-paket-di-kafe-Vegedeco-Salad-vegedecosalad.com_-370x261.jpg" alt="Menu paket di kafe Vegedeco Salad (vegedecosalad.com)" width="370" height="261" /> Menu paket di kafe Vegedeco Salad (vegedecosalad.com)[/caption]

Setelah Mitsuki Moriyasu memposting berbagai foto salad cake ke Internet, banyak konsumen yang datang ke kafenya.

Dr. Merry White, seorang profesor antropologi di Universitas Boston, AS, yang juga merupakan seorang sarjana budaya kontemporer dan topik sosial Jepang mengungkapkan, salad cake tersebut sangat memperhatikan detail dan kesempurnaan yang sesuai dengan aspek penting dari budaya makanan Jepang.

“Makanan merupakan dan akan selalu menjadi sebuah tempat untuk kreativitas dan inovasi di Jepang. Salad cake hanya salah satu contohnya saja,” kata Merry.

Sebagai informasi, Mitsuki Moriyasu membutuhkan waktu satu jam untuk membuat sebuah salad cake. Selama itu, dia akan membuat krim dari tahu, memotong sayuran, menyusun sayuran selama 15 menit, dan yang terakhir menghias kue selama 10 menit.

Saat ini wanita yang telah membuka sebuah kelas kursus membuat salad cake itu memiliki 50 jenis varian kue yang setiap potongnya hanya mengandung 193 kalori.

Menurut CalorieKing, sebuah organisasi manajemen berat badan, ukuran kalori tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan kue cokelat yang mengandung 340 kalori.

Sementara itu, satu menu paket di kafe Vegedeco Salad yang terdiri atas sepotong kue, roti bebas gluten, dan secangkir teh dijual dengan harga Rp146.500. (Gabriella Yoanita Pratiwi/JIBI/Solopos.com)