INFO KESEHATAN : 30 Menit Berolahraga Bikin Jantung Sehat

Suasana seminar sekaligus peluncuran kampanye kesehatan jantung oleh Mount Elizabeth Hospital Singapore di Ballroom 1 Hotel Alila, Solo, Jumat (5/5/2017) malam. Seminar itu menghadirkan Dr. Paul Chiam, dokter spesialis jantung di Mount Elizabeth Hospital Singapore. (Cahyadi Kurniawan/JIBI - Solopos)
06 Mei 2017 12:30 WIB Cahyadi Kurniawan Lifestyle Share :

Info kesehatan terkait menjaga jantung tetap sehat.

Solopos.com, SOLO — Aktivitas olahraga rutin selama 30 menit dengan intensitas 3-5 sepekan bisa meningkatkan kesehatan jantung. Olahraga menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko penyakit paling mematikan di dunia dalam 15 tahun terakhir.

Cara lain untuk mengurangi risiko sakit jantung adalah mengonsumsi makanan sehat, berhenti merokok, hingga periksa kesehatan rutin.

“Yang paling penting adalah  melakukan gaya hidup sehat,” kata Paul Chiam, dokter spesialis Mount Elizabeth Hospital Singapore, dalam seminar sekaligus peluncuran kampanye kesehatan jantung bertajuk Sayangi Jantungmu di Ballroom 1 Hotel Alila Solo, Jumat (5/5/2017) malam.

Paul menerangkan satu dari empat orang Indonesia meninggal akibat serangan jantung. Hal itu disebabkan oleh adanya timbunan plak atau kolesterol di dinding pembuluh arteri coroner. Gejala yang dirasakan adalah adanya nyeri di dada.

“Apabila plak itu pecah, pembuluh darah tersumbat. Hal ini bisa mengakibatkan kematian,” ujar pria yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Asian Pacific Society of Interventional Cardiology (APSIC).

Paul menambahkan faktor risiko sakit jantung dipicu oleh kebiasaan merokok, diabetes melitus, kolesterol tinggi, dan tekanan darag tinggi. Kendati, ada pula faktor bawaan yang tak bisa dihindari, misalnya etnis, riwayat sakit keluarga, usia, dan gender.

“Merokok merusak dinding arteri. Ketika seseorang mengurangi merokok atau bahkan berhenti, mengurangi terhadap risiko jantung,” beber dia.

Tak hanya itu, peningkatan kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) atau yang dikenal kolesterol jahat bisa meningkatkan risiko jantung. Setiap peningkatan satu persen kolesterol LDL turut meningkatkan dua persen risiko penyakit jantung.

Kepala Kantor Perwakilan Mount Elizabeth Hospital Singapore Kota Solo, Yayuk Listyowati, mengatakan melalui peluncuran kampanye kesehatan jantung ini pihaknya berharap orang semakin mengerti dan peduli kesehatan jantung.

“Orang terdorong untuk melakukan gaya hidup sehat, rutin berolahraga, berhenti merokok, supaya jantungnya sehat,” harap dia.