WISATA SOLORAYA : Sihir Wisata Air Kota Susu, Kian Cantik Ini Fasilitas Tlatar Boyolali

Ragam wisata air di Objek Wisata Tlatar, Boyolali. (Mariyana Ricky/JIBI - Solopos)
18 Mei 2017 07:00 WIB Lifestyle Share :

Wisata Soloraya, Boyolali makin bersolek.

Solopos.com, BOYOLALI -- Ekowisata Tlatar Boyolali memang bukanlah destinasi baru di Kota Tersenyum Boyolali. Terletak di Dukuh Tlatar, Desa Kebonbimo, Tlatar, Boyolali dianugerahi mata air yang jernih dari dua umbul, yakni Pengilon dan Asem. Kedua umbul ini selalu ramai saat tradisi padusan berlangsung atau jelang bulan puasa tiba.

[caption id="attachment_817543" align="alignleft" width="370"]http://images.harianjogja.com/2017/05/Ragam-wisata-air-di-Objek-Wisata-Tlatar-3.jpg">http://images.harianjogja.com/2017/05/Ragam-wisata-air-di-Objek-Wisata-Tlatar-3-370x241.jpg" alt="Ragam wisata air di Objek Wisata Tlatar, Boyolali. (Mariyana Ricky/JIBI/Solopos)" width="370" height="241" /> Ragam wisata air di Objek Wisata Tlatar, Boyolali. (Mariyana Ricky/JIBI/Solopos)[/caption]

Selain dua umbul tersebut, Tlatar dilengkapi area outbond, woodball, dan taman air. Ada pula kolam renang berstandar nasional (KRBN) untuk para atlet serta deretan rumah makan berkonsep kolam pemancingan terbuka.

Rumah makan ini siap memasak ikan yang telah ditangkap pengunjung. Mereka bisa mengolahnya sesuai selera, baik ala Jawa maupun khas Nusantara. Seluruh rumah makan mengusung konsep berbeda.

Di antaranya resto gazebo yang dilengkapi area pakecehan atau tempat bermain air. Kolam pakecehan ini berkedalaman 30 cm dan berdasar bebatuan keras. Area tersebut banyak diminati anak-anak

Konsep resto pancing lainnya membangun gazebo khas pedesaan yang melingkari kolam besar. Kolam tersebut digunakan untuk wahana permainan bebek kayuh dan kapal-kapalan. Apapun konsepnya, taman air yang berada di kaki Gunung Merbabu ini diganjar nuansa pedesaan yang alami dan sejuk.

Di area Taman Air Tlatar juga terdapat budidaya bibit tanaman alfaafa dari daerah subtropika ke daerah tropika. Tempat ini juga menjadi pintu masuk olahraga woodball dan kejuaraan terbuka internasional pada 2007 dan 2008.

Bagi pemburu adrenalin, sempatkan untuk menjajal wahana flying fox, balap ATV, atau mengendarai kuda.