Sukses Tempuh Jarak 500 Km, Ini Tips Aman Bersepeda Ala Komunitas Bandung Ecotransport

Anggota Komunitas Bandung Ecotransport saat berbincang dengan Solopos FM, Rabu (17/5/2017). (Cheline Indra Sushmita/JIBI - Solopos)
18 Mei 2017 00:45 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Begini tips aman bersepeda ala pegiat Komunitas Bandung Ecotransport yang sukses menempuh jarak 500 Km dari Bandung ke Solo.


Solopos.com, SOLO – Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang cukup digemari. Tak hanya menyehatkan, bersepeda juga dapat mengurangi polusi udara yang menyebabkan pemanasan global. Sayangnya, masih belum banyak orang yang sadar manfaat transportasi ramah lingkungan tersebut.

Hendro Talenta, pegiat Komunitas Bandung Eco Transport menjelaskan berbagai manfaat bersepeda. Menurutnya, di era modern ini masyarakat harus mulai membiasakan diri untuk bersepeda. Sebab, tak dapat dimungkiri banyaknya kendaraan bermotor di jalanan membuat macet dan meningkatkan pencemaran udara.


"Saya rasa, mulai saat ini orang-orang harus membiasakan diri untuk bersepeda. Jangan cuma ke pasar, kalau perlu ke kantor atau ke manapun pakai sepeda saja. Bukan hanya sehat, bersepeda juga sangat murah, mengurangi kemacetan, dan yang paling penting mengurangi polusi udara," tutur Hendro dalam talkshow Bincang Spesial di Radio Solopos FM, Rabu (17/5/2017).


Guna mengampanyekan pentingnya bersepeda, Hendro dan sejumlah rekannya di Komunitas Bandung Eco Transport, melakukan aksi bersepeda dari Bandung ke Solo yang diberi nama 500 Km Ecotransport Bandung-Solo. Mereka berangkat dari Bandung, Jumat (12/5/2017) dan tiba di Solo pada hari ini. Aksi tersebut digelar guna mengampanyekan pentingnya menjaga lingkungan dengan eco-transport.


"Eco-transport adalah cara perpindahan dari satu tempat ke tempat lain yang berpihak kepada lingkungan. Singkatnya adalah memakai kendaraan ramah lingkungan untuk bepergian. Biar sehat dan lebih seru, enggak perlulah pakai kendaraan bermotor. Pakai sepeda saja, sehat dan ramah lingkungan," ujar Titis salah seorang anggota Komunitas Sepeda Solo.


Meski jarak yang ditempuh sangat jauh, Hendro dan teman-temannya tak merasa kelelahan. Sebab, kegiatan itu dilakukan dengan hati yang senang. "Bersepeda itu bukan untuk gagah-gagahan, tapi, kebiasaan ini akan membuat tubuh semakin sehat," terang dia.


Meski menyehatkan, masih banyak orang enggan bersepeda lantaran dianggap sebagai olahraga berat, terlebih jika harus menempuh jarak yang jauh. Terkait hal tersebut, Hendro membagikan tips bersepeda yang aman dan menyenangkan. Hal utama yang harus dipersiapkan sebelum bersepeda adalah kesehatan fisik.


"Jangan modal nekat atau sekadar ikut-ikutan. Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Enggak perlu langsung menempuh jarak jauh, latihan dulu, pemanasan dengan jarak tempuh yang dekat. Kalau lagi bersepeda ramai-ramai jangan malu untuk berhenti dan beristirahat. Kalau sudah lelah lebih baik berhenti dulu. Jangan sampai malu berhenti yang berakibat berhenti selamanya," papar Hendro.


Setelah fisik, perhatikan pula kondisi sepeda yang akan dipakai. Pastikan kondisi sepeda siap dipakai untuk menempuh jarak yang jauh. "Sepedanya juga jangan lupa dicek, gir, rem, rantai, dan ban harus dalam kondisi baik. Jangan lupa pakai helm dan alat keselamatan lainnya. Utamakan keselamatanlah pokoknya," sambung dia.


Bukan hanya untuk orang dewasa, bersepeda juga memiliki segudang manfaat bagi anak-anak. Tak hanya membantu meningkatkan kemampuan motorik, bersepeda juga melatih anak mengendalikan emosi.


"Mengajak anak-anak bersepeda sejak dini juga sangat bermanfaat bagi pertumbuhan. Bahkan, bersepeda juga bisa melatih mereka mengendalikan emosi," pungkas Hendro.








Tokopedia