Emoji Cegah Pasangan Salah Persepsi

Emoji IOS 9.1. (Istimewa - Twitter)
22 Mei 2017 16:45 WIB Redaksi Solopos Lifestyle Share :

Menurut ahli bahasa dan komunikasi emoji mencegah pasangan salah persepsi dalam mengartikan pesan.

Solopos.com, SOLO – Emoji menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dari komputer dan smartphone. Digunakan 90 persen pengguna Internet, yakni 3,2 miliar orang, ternyata emoji bisa menyelamatkan hubungan.

Menurut salah satu pakar bahasa dan komunikasi Inggris emoji memiliki dampak lebih besar ketimbang meramaikan teks yang kita kirim kepada teman dan keluarga. Dalam buku barunya, Prof Vyvyan Evans, emoji sebenarnya membantu pria dan wanita saling mengerti satu sama lain karena memperjelas arti sebuah pesan.

Perempuan kerap memberi pernyataan dengan makna berlapis yang seringkali gagal ditangkap oleh laki-laki.

Misalnya, ketika pria mengatakan pada kekasihnya, "Aku mau pergi dengan teman," kemudian perempuan itu membalas, "Terserah kamu." Balasan itu sebenarnya bisa punya arti "Kamu tahu kan sebenarnya aku tidak mengizinkannya."

"Memahami komunikasi adalah kunci hubungan harmonis," kata Evans. Dia berpendapat kaum adam bisa lebih memahami makna komunikasi bila diwarnai dengan emoji.

Jika pesan "Terserah kamu" ditambah dengan emoji wajah marah atau kecewa, pasti si penerima bisa menangkap "kode" dari si pengirim.

"Laki-laki pasti bisa memahaminya dan mempersempit ruang miskomunikasi," katanya seperti dilansir Antara dari Telegraph, Senin (22/5/2017).

Satu lagi yang memicu komunikasi adalah kecenderungan orang untuk menjawab, "tidak apa-apa" ketika ditanya oleh pasangannya "ada apa?", padahal yang terjadi adalah sebaliknya. Di dunia maya, pengirim dapat menegaskan maksudnya dengan menambah emoji, seperti "wajah cemberut" atau "wajah datar".

Komunikasi online yang kini mulai menggantikan percakapan empat mata, Evans berpendapat emoji penting digunakan untuk lebih bisa berekspresi.