RAMADAN 2017 : Asyiknya Ngabuburit Sambil Dengerin Musik di PG Colomadu

Warga menikmati kuliner dan suasana di stan Ramadan Hari Ini di halaman Pabrik Gula (PG) Colomadu, Karanganyar, Senin (5/6/2016). (Nicolous Irawan/JIBI - Solopos)
07 Juni 2017 13:48 WIB Ika Yuniati Lifestyle Share :

Ramadan 2017 kali ini warga Colomadu dan sekitarnya punya alternatif baru untuk menunggu saat berbuka puasa di kawasan PG Colomadu.

Solopos.com, KARANGANYAR--Sekumpulan remaja mulai memenuhi pelataran Pabrik Gula (PG) Colomadu, Karanganyar, Selasa (6/6/2016) sore. Di sudut lain, serombongan keluarga juga ikut memasuki kawasan heritage yang rencananya dibangun sebagai pusat hiburan baru di Kota Bengawan ini.

Booth makanan, dan fashion tertata berjajar seolah menyambut kedatangan para pengunjung acara ngabuburit bertajuk Ramadan Hari Ini yang berlangsung hingga tengah malam.

Panggung acara dibuat menarik dengan berbagai pernik Ramadan untuk mengundang simpati para pengunjung remaja. Aksen kekinian seperti kursi yang dibuat dari bekas tong, dan perabot lainnya turut ambil bagian dalam acara kreatif anak muda Solo tersebut. Ditambah berbagai Instalasi dari lampu hias dan hiasan styrofoam, lokasi acara semakin terlihat layak foto.

Sementara dendang musik akustik oleh Start Your Day Band mengalun menemani para pembeli menunggu detik-detik waktu berbuka puasa.

Kolaborasi musik akustik berbagai genre yang bakal dipentaskan hingga tengah malam seolah menjadi angin segar di tengah hiruk pikuk pengunjung bazar Ramadan yang didukung oleh Event Organizer (EO) Next Project dan PP Properti PT Sinergi Colomadu tersebut.

Salah satu pengunjung, Clara Greta, memilih menikmati makanan bersama teman-temannya tepat di depan panggung utama. Ia hampir setiap hari datang ke acara bazar tersebut. Selain banyak pilihan makanan, konsep acara dibuat sesuai kebutuhan anak muda. Acara yang menampung berbagai kreativitas muda Solo ini juga menyuguhkan kompetisi mural, dan standup comedy di hari berikutnya.

“Ya seneng sih bisa menghabiskan waktu di sini. Suasananya nyaman, banyak makanan yang murah juga,”kata dia.

Ketua panitia dari Event Organizer (EO) Next Project, Nico Kurniawan mengatakan acara tersebut merupakan bagian dari pengenalan PG Colomadu. Sesuai dengan project besar mereka ke depan sebagai pusat kegiatan wisata dan seni budaya di Kota Bengawan. Meski menyasar kalangan muda, acara juga dibuka untuk umum tanpa tiket masuk.

“Acara ini dibuka untuk umum gratis juga. Ini untuk memperkenalkan bahwa PG Colomadu merupakan public area yang nantinya bisa digunakan sebagai tujuan wisata keluarga masyarakat sekitar,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com di lokasi acara, Senin.

 

Tokopedia