RAMADAN 2017 : Ramadan Runway Persembahan Tuty Adib untuk Perempuan Aktif

Salah satu karya Tuty Adib bertajuk Ramadan Runaway (istimewa)
14 Juni 2017 14:17 WIB Ika Yuniati Lifestyle Share :

Busana muslim karya perancang Solo, Tuty Adib kali ini diperuntukkan bagi para perempuan aktif.

Solopos.com, SOLO-Fokus beribadah puasa bukan acuh soal pakaian. Apalagi bagi perempuan muslim masa kini yang harus bekerja juga aktif berkegiatan sosial.

Untuk memenuhi kebutuhan modest wear muslimah aktif tersebut, desainer Solo, Tuty Adib mempersembahkan rancangan terbarunya bertajuk Ramadan Runway. Bagian dari koleksi terbaik Rumah Mode Bilqis ini baru saja dipresentasikan dalam Indonesia Modest Fashion Designer Spring/Summer di Casablanca Mall Jakarta, awal Juni.

Tuty, Senin (12/6/2017) mengatakan rancangan terbarunya terinspirasi dari muslimah modern masa kini yang sangat aktif berkegiatan mulai bekerja hingga sekadar hangout bersama teman-teman saat Ramadan.

Menurutnya perempuan dinamis perlu pakaian yang simple, chic, kekinian, namun tetap elegan. Disamping itu yang tak kalah penting adalah bahan dasar busananya harus nyaman dipakai.
Tak sekadar pakaian tertutup yang panjang.

Tangan dingin Tuty menciptakan beberapa outfit padupadan sebagai simbol perempuan dinamis
yang selalu aktif dan kreatif. Ia memadukan potongan gamis, celana, dan blouse dengan outer berupa cardigan atau blazer. “Konsep padu padan ini menjadi pilihan tepat bagi wanita aktif masa kini,” katanya.

[caption id="attachment_825335" align="alignnone" width="150"]http://images.solopos.com/2017/06/rancangan-tuti2.jpg">http://images.solopos.com/2017/06/rancangan-tuti2-150x320.jpg" alt="Salah satu karya Tuty Adib bertajuk Ramadan Runaway (istimewa)" width="150" height="320" /> Salah satu karya Tuty Adib bertajuk Ramadan Runaway (istimewa)[/caption]

Soal pemilihan warna, Tuty lebih selektif. Sesuai dengan Ramadan sebagai simbol keteduhan serta ketenangan, ia mengombinasikan pilihan warna merah muda, abu-abu, cream, dan putih sebagai dasar utama yang diaplikasikan dalam potongan sedehana dengan aksen layer pada busana panjang.

Pilihan detail dan warna ini menurutnya cocok dipadupadankan dengan pilihan hijab praktis dan riasan sederhana agar tetap kelihatan cantik serta eksklusif.

Seperti biasa, Tuty selalu mengusung aksen tradisional. Kain-kain tradisi menjadi bahan wajib di hampir semua rancangan desainer busana pernikahan putra pertama Presiden Joko Widodo ini. Selain linen, saten, dan katun sebagai bahan utama, Ramadan Runway dilengkapi dengan potongan tenun troso Jepara. Sebelumnya Tuty sering mengeksplorasi kain tradisi lain seperti batik, dan lurik.