INFO HIDUP SEHAT : Inilah Sederet Manfaat Nangka Bagi Kesehatan

Ilustrasi buah nangka (Today.com)
14 Juni 2017 23:45 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Info hidup sehat kali ini tentang sederet manfaat nangka bagi kesehatan.


Solopos.com, SOLO – Sebagai negara beriklim tropis tentu tak sulit mendapatkan buah nangka di Indonesia. Aroma khas dan rasanya yang legit membuat buah ini kerap dijadikan campuran minuman seperti es dawet atau kolak.

Buah diketahui mengandung segudang manfaat bagi tubuh. Mau tahu apa saja manfaat di balik si kuning yang legit itu? Simak ulasan yang dihimpun Solopos.com, Rabu (14/6/2017), berikut ini:


Melancarkan pencernaan


Nangka mengandung banyak serat yang sangat diperlukan untuk memperlancar sistem pencernaan. Selain itu, 90 persen buah ini adalah karbohidrat kompleks yang cocok dikonsumsi pelaku diet. Kandungan karbohidrat pada nangka membuat perut kenyang lebih lama, sehingga mengurangi nafsu makan.


Meningkatkan kesuburan


Berabad-abad lalu, nangka dikonsumsi sebagai obat untuk meningkatkan kesuburan, khususnya bagi pria. Nangka mengandung antioksidan tinggi yang berfungsi meningkatkan produksi sperma.


Menjaga kesehatan tulang


Buah nangka kaya akan kalium yang bermanfaat menjaga kesehatan tulang. Mengonsumsi buah tersebut secara rutin dapat mengurangi risiko osteoporosis. Selain itu, nangka juga mengandung potasium yang berperan mempertahankan fungsi otot dan saraf.


Penstabil tekanan darah


Selain mengurangi risiko osteoporosis, kandungan kalium dalam buah nagka juga berfungsi menstabilkan tekanan darah. Selain itu, kandungan serat dan gula alami pada nangka sangat baik dikonsumsi bagi penderita diabetes. Sebab, nangka tidak akan meningkatkan kadar gula darah dan tensi Anda.


Meningkatkan sistem kekebalan tubuh


Semua buah tentu mengandung vitamin C, tak terkecuali nangka. Selain itu, nangka juga mengandung fenol dan flavonoid yang berperan penting meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas. Kandungan antioksidan ini juga mampu mengurangi risiko terkena katarak.