TIPS KESEHATAN : Menyetir Ratusan Km Saat Mudik, Dehidrasi Bisa Ancam Keselamatan

Pembangunan ruas jalan tol Bawen-Salatiga yang merupakan bagian jalan bebas hambatan Semarang-Solo belum rampung tatkala dinyatakan fungsional sebagai jalur alternatif jika terjadi kemacetan di ruas jalan utama. Nyatanya, meskipun jalur jalan Semarang-Solo masih tak terlalu penuh, Selasa (20/6/2017). Menurut data PT Trans Marga Jateng (TMJ) pada Senin (19/6 - 2017) arus kendaraan mudik Lebaran 2017 yang melewati tol fungsional Bawen/Salatiga menjapai 14.000 kendaraan, dan diperkirakan akan terus meningkat hi
28 Juni 2017 10:30 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Tips kesehatan kali ini tentang bahaya dehidrasi saat menyetir yang membuat mudik terganggu.

Solopos.com, SOLO -- Mudik Lebaran 2017 masih diwarnai banyaknya penggunaan kendaraan pribadi yang menempuh perjalanan ratusan km. Banyak orang yang memilih mengendarai mobil pribadi untuk pulang ke kampung halaman karena dinilai lebih murah dan praktis.
Sayangnya, kondisi jalanan yang macet dan jarak tempuh cukup jauh membuat kondisi tubuh menurun.

Sebab, saat mengemudi mata dan pikiran harus tetap fokus. Apalagi jika cuaca sedang sangat terik, tubuh akan mengalami dehidrasi yang membuat seseorang sulit berkonsentrasi.

Dikutip Solopos.com dari The Independent, Selasa (27/6/2017), dalam kondisi dehidrasi, seseorang berpotensi melakukan kesalahan saat mengemudi. Dalam beberapa penelitian disebutkan dehidrasi menurunkan tingkat kewaspadaan yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan. Selain itu, kondisi tersebut juga membuat emosi meningkat.

Profesor Ron Maughan, seorang peneliti dari Loughborough University, Inggris, mengatakan, meminum air putih saat mengemudi wajib dilakukan. Ia melakukan penelitian kepada beberapa pembalap dengan memberikan 200 ml air setiap jam pada hari pertama. Sementara di hari berikutnya, mereka hanya diberi minum 25 ml (sekitar lima teguk).

Hasilnya, di hari pertama para pembalap itu melakukan kegiatannya dengan baik. Tingkat konsentrasi mereka pun cukup stabil. Mereka tercatat hanya melakukan 47 kesalahan. Sementara di hari berikutnya, jumlah kesalahan yang mereka lakukan meningkat menjai 101.

"Percobaan ini membuktikan bahwa menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting bagi seorang pengendara, terlebih bagi mereka yang menempuh jarak jauh. Sediakan minimal satu liter air minum dalam mobil tiap kali menempuh perjalanan jauh," kata Ron Maughan.

Lebih lanjut, Ron Maughan menyarankan kepada pengendara untuk beristirahat secara berkala saat melakukan perjalanan jauh. Sebab, terlalu lama menyetir menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

"Menjaga kebugaran tubuh adalah hal paling penting saat melakukan perjalanan jauh. Usahakan untuk beristirahat secara berkala. Keluarlah dari mobil untuk menghirup udara segar sembari meregangkan otot tubuh," sambung dia.