TIPS KESEHATAN : Ups, Menahan Kentut Ternyata Berbahaya untuk Tubuh

Ilustrasi kentut (Instagram)
05 Juli 2017 12:15 WIB Redaksi Solopos Lifestyle Share :

Tips kesehatan ini terkait alasan Anda jangan menahan kentut.

Solopos.com, JAKARTA -- Membuang angin atau kentut di tempat umum masih dianggap sebagai hal memalukan bagi masyarakat awam. Padahal, keinginan buang angin seringkali muncul tiba-tiba sehingga terkadang sulit bagi kita untuk menemukan lokasi "tersembunyi" yang jauh dari keramaian.

Namun jangan anggap remeh saat tubuh Anda ingin membuang angin karena hal itu merupakan tanda bagus untuk kesehatan Anda. Bahkan para ahli kesehatan mengingatkan jangan pernah menahan buang angin karena bisa menganggu fungsi pencernaan dan menyebabkan masalah lainnya.

Berikut ini delapan alasan Anda tak perlu menahan keinginan membuang angin seperti dikutip dari Times of India, Rabu (5/7/2017):

1. Menghindari rasa sakit di perut

Menahan keinginan buang angin dalam durasi yang lebih lama dapat memberi tekanan besar pada sistem usus bagian bawah, sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di perut Anda.

2. Cegah risiko penyakit saluran pencernaan

Menahan hasrat buang angin dapat meningkatkan kemungkinan gas buangan kembali diserap oleh tubuh. Saat diserap kembali, gas-gas ini bisa menimbulkan risiko penyakit gastrointestinal.

3. Bagus untuk kesehatan usus

Perut kembung memang merupakan proses alami, namun menahan laju gas yang keluar bukanlah ide bagus. Membiarkan gas keluar adalah usaha tubuh untuk melepaskan produk dari sistem gastrointestinal yang dapat membahayakan tubuh. Selain itu, bagi yang memiliki dinding usus relatif lemak, penumpukan gas yang kuat dapat merusak fungsi kerjanya.

4. Cegah perut "bergemuruh"

Perut Anda kerap berbunyi "gemuruh" saat lapar atau dehidrasi. Saat Anda menahan angin juga bisa menyebabkan kondisi serupa.

5. Mencegah perut kembung

Buang angin adalah cara tubuh Anda menunjukkan adanya gas dalam tubuh yang perlu dilepaskan. Kondisi ini sering dialami sesaat setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan berat. Jika gas tidak keluar, biasanya akan menyebabkan sakit perut dan tidak nyaman pada perut.

6. Baunya bagus untuk Anda

Dalam dosis sedikit, bau khas kentut bisa mencegah kerusakan sel, stroke dan serangan jantung dalam jangka panjang. Sebaliknya dalam dosis besar, gas itu bisa menjadi racun buat Anda.

7. Mencegah bau busuk

Menahan angin yang keluar justru bisa menyebabkan situasi bertambah buruk. Gas di dalam perut bisa perlahan membusuk dan menyebabkan gas yang dilepaskan semakin berbau busuk.

8. Tanda peringatan tubuh

Dalam kasus perut kembung kronis, buang angin merupakan tanda dari perut bahwa ada makanan tidak bisa dicerna.