TAHUKAH ANDA? : Ternyata, Begini Asal-Usul Kata Halalbihalal

Arti dan asal/usul halalbihalal (Facebook Badan Bahasa)
07 Juli 2017 15:30 WIB Muhammad Rizal Fikri Lifestyle Share :

Badan bahasa merilis keterangan mengenai asal-usul dan pengertian kata halalbihalal.

Solopos.com, SOLO – Momen-momen pascalebaran biasa digunakan untuk bersilaturahmi sekaligus halalbihalal. Selain untuk mengobati rasa kangen karena sudah lama tak bertemu, halalbihalal biasa digunakan sebagai momen saling meminta maaf. Meski sudah biasa digunakan, tahukah anda arti dan asal usul kata halalbihalal?

Jawaban pertanyaan tersebut belum lama ini dijawab oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui fanpage Facebook Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kamis (6/7/2017).

Tahukah Anda tentang halalbihalal?” tulis pengelola fanpage Facebook Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Dalam informasi tersebut diunggah penjelasan mengenai asal-usul kata halalbihalal. Kata tersebut banyak dianggap sebagai bahasa Arab, namun bahasa Arab asli malah tidak memakai kata tersebut. Halalbihalal merupakan serapan dari kata halal (bahasa Arab) yang diberi sisipan bi yang artinya dengan dalam bahasa Arab.

Penulisan halalbihalal digabung karena ketiga unsurnya sudah dianggap sebagai satu kesatuan kata. Penambahan sisipan al atau l sehingga menjadikan kata menjadi halalbilhalal dianggap tidak tepat.

Arti kata halalbihalal tidak bisa diterjemahkan secara harfiah satu per satu dari penyusunnya (halal, bi, halal). Untuk menerjemahkannya, Badan Bahasa Kemendikbud mengambil dari tiga makna kata halal dalam bahasa Arab.

Kata halal bisa diartikan dalam tiga makna, yaitu halla al-habl yang berarti benang kusus terurai kembali. Halla al-maa yang berarti air keruh diendapkan. Serta halla as-syai yang berarti halal sesuatu. Dari tiga makna tersebut ditarik kesimpulan Halalbihalal bisa diartikan kekusutan, kekeruhan, atau kesalahan yang selama ini dilakukan dapat dihalalkan kembali. Dengan harapan semuanya lebih dan kembali suci.

Tokopedia