TIPS KESEHATAN : Bahayakah Konsumsi Telur Mentah?

Pedagang menjual telur ayam di Pasar Kranggan, Senin(12/6/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI - Harian Jogja)
11 Juli 2017 22:10 WIB Redaksi Solopos Lifestyle Share :

Mengonsumsi telur mentah berbahayakah?

Solopos.com, SOLO - Telur diketahui kaya akan nutrisi penting bagi tubuh. Sebagian orang memilih mengonsumsi dalam keadaan mentah karena dianggap tidak mengurangi kadar nutrisi di dalamnya. Namun, amankah telur mentah dikonsumsi seseorang?

Berikut beberapa fakta tentang telur mentah sebagaimana dilansir Antara, Selasa (11/7/2017):

Protein telur mentah tidak bisa diserap tubuh secara maksimal
Telur dikenal sebagai sumber protein lengkap. Tapi, makan telur mentah ternyata bisa menurunkan penyerapan kualitas proteinnya. Sekira 90 persen protein dalam telur matang bisa diserap tubuh manusia, namun hanya bisa menyerap 50 persen protein bila disantap dalam keadaan mentah.

Dilansir Boldsky, penelitian menunjukkan protein pada telur yang dimasak lebih mudah dicerna manusia daripada protein dalam telur mentah. Jika memakannya secara mentah, maka tubuh seseorang mungkin tidak bisa menyerap semua proteinnya.

Telur mentah mencegah penyerapan biotin
Biotin alis vitamin B7 penting agar tubuh seseorang bisa memproduksi glukosa dan asam lemak. Telur mentah mengandung protein avidin yang bisa menghalangi penyerapan biotin.

Telur mentah bisa terkontaminasi bakteri
Telur mentah bisa terkontaminasi bakteri Salmonella. Bakteri tersebut tak hanya ada di cangkang telur, tapi juga di dalam telur. Mengonsumsi telur yang terkontaminasi bisa menyebabkan keracunan makanan. Infeksi semacam itu bisa mengancam bayi dan anak, perempuan hamil, manusia lanjut usia (manula), serta orang yang sistem imunitasnya lemah.

Pengidap kencing manis (diabetes), terjangkit virus merapuhnya kekebalan tubuh (human immuno-deficiency virus/HIV) dan tumor ganas adalah sebagian orang yang tidak boleh makan telur mentah.

Tokopedia