TAHUKAH ANDA? : Wanita Lebih Mudah Stres? Ini Penyebabnya

Ilustrasi seorang wanita yang sedang stres (Betterbydrbrooke.com)
20 Juli 2017 01:10 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Tahukah Anda kali ini tentang penyebab wanita lebih mudah stres.


Solopos.com, SOLO – Stres merupakan gangguan emosi yang dialami banyak orang, khususnya wanita. Sudah jadi hal biasa seorang wanita tiba-tiba marah tanpa alasan yang jelas. Bagi para pria hal itu jelas membingungkan. Tak jarang mereka menjadi sarana pelampiasan emosi si wanita. Lantas tahukah Anda apa yang menyebabkan seorang wanita lebih mudah stres hingga sulit mengendalikan emosi?

Dilansir Boldsky, Rabu (19/7/2017), sejumlah hasil penelitian menyebut wanita memang lebih mudah stres daripada pria. Hal itu disebabkan perbedaan pola pikir antara pria dan wanita. Pada umumnya wanita akan memikirkan masalah yang tengah dihadapi secara berlebihan. Hal itu memicu naiknya hormon penyebab stres.


Sementara pria cenderung lebih cuek. Saat dilanda masalah mereka berusaha untuk lebih rileks dengan tak memikirkannya. Selain itu, pria memiliki sistem kekebalan tubuh yang jauh lebih kuat sehingga mampu menekan munculnya hormon stres.


Seorang wanita akan lebih mudah stres saat mendekati masa menopause. Mereka biasanya akan lebih mudah marah hingga depresi ketika ditimpa suatu masalah meski hanya sepele. "Wanita lebih mudah depresi saat mendekati masa menopause. Saat itu hormon dalam tubuh mereka mengalami perubahan yang tak menentu," kata Direktur Eksekutif American Menopause Society (NAMS), Joann Pinkerton.


Gejala umum yang ditunjukkan wanita depresi yakni perubahan suasana hati. Seorang wanita yang semula ceria bisa mendadak sedih tanpa alasan yang jelas. Kalau sudah seperti ini Pinkerton menyarankan pria untuk tidak banyak bertanya kepadanya.


"Wanita yang stres biasanya ditandai dengan perubahan mood. Seorang wanita yang biasanya ceria bisa saja tiba-tiba berubah menjadi pemurung. Kalau sudah begini sebaiknya Anda sebagai pria jangan banyak bertanya. Pertanyaan Anda malah membuat si wanita semakin tak nyaman," terangnya.


Pinkerton menambahkan, seorang pria semestinya bisa memahami perasaan si wanita yang menjadi pasangan maupun temannya. Saat sedang murung, si pria semestinya berusaha menghibur dengan menceritakan hal-hal lucu atau mengajak si wanita berjalan-jalan. Cara ini terbukti cukup ampuh mengurangi stres yang dialami si wanita.