TIPS KARIER : Ingin Berhenti Bekerja? Diskusikan Dulu dengan Suami

Foto ilustrasi: Sebelum memutuskan berhenti bekerja, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan suami. (thebalance.com)
23 Agustus 2017 08:00 WIB Astrid Prihatini Wisnu Dewi Lifestyle Share :

Tips karier kali ini membahas saat istri memutuskan berhenti bekerja setelah menikah.

Solopos.com, SOLO -- Saat istri memutuskan berhenti bekerja setelah menikah, maka keputusan itu haruslah berasal dari kedua belah pihak. Konsultan keluarga dari Biro Konsultasi Keluarga Sehati Solo, Farida Nur’aini, mengungkapkan keputusan berhenti bekerja itu soal pilihan.

Setiap orang atau keluarga memiliki alasan sendiri mengapa pihak istri khususnya, harus bekerja atau tidak bekerja setelah menikah. Namun ketika seorang wanita sebelum menikah terbiasa bekerja dan setelah menikah diminta berhenti bekerja, keputusan itu sebaiknya merupakan hasil kesepakatan bersama.

Menurutnya, bukanlah hal mudah bagi seorang perempuan yang terbiasa bekerja, harus berhenti bekerja. Keputusan diambil setelah adanya musyawarah antara suami dan istri. Masing-masing pihak harus menyadari apa konsekuensinya ketika setelah menikah, istri berhenti bekerja.

Idealnya, kata Farida, sebelum menikah sudah ada pembicaraan apakah suami nantinya tetap mengizinkan istri bekerja atau tidak. Tujuannya agar ketika memasuki gerbang pernikahan, kedua belah pihak sudah menyiapkan diri terkait hal itu.

Menurutnya ada beberapa alasan yang menjadi penyebab seorang istri harus berhenti bekerja. Antara lain karena suami ingin istrinya lebih total menjadi ibu rumah tangga. Konsekuensinya, suami harus bisa memenuhi semua kebutuhan keluarga, termasuk kebiasaan istri yang selama ini dilakukan.

Misalnya ketika istri terbiasa memberikan bantuan keuangan untuk orang tuanya, ketika istri tidak bekerja suami juga tetap bisa memberikan bantuan tersebut. “Sehingga psikologis istri tetap terjaga,” jelasnya. Alasan lainnya yaitu jarak rumah dan tempat kerja istri yang jauh, kondisi istri yang mungkin sering sakit karena sedang hamil.

Setelah istri tak lagi bekerja, Farida menyarankan agar suami tetap memperlakukan istri dengan baik. Jika tidak, istri akan merasa menjadi orang yang tidak berguna lagi. Suami juga harus selalu memberikan dukungan kepada istri, mendukung istri melakukan aktivitas lain yang disukai dan mengajak istri piknik agar ia tidak jenuh.

Bisa juga, kata Farida, seorang wanita yang tidak lagi bekerja kantoran mulai membuka usaha lain agar ia tetap berpenghasilan, meski sering berada di rumah. Misalnya usaha jual beli online.

Ia menyarankan agar pihak suami dan istri sama-sama memahami kondisi masing-masing. Pihak istri harus tetap mengedepankan etika untuk taat kepada suami. Namun pihak suami tdak boleh memaksakan kehendak kepada istri.

Tokopedia