TIPS KESEHATAN : Ladies, Batasi Pemakaian Sepatu High Heels

Foto ilustrasi: Bagi penggemar sepatu high heels, sebaiknya batasi penggunaan sepatu ini. (serenereflexology.com)
31 Agustus 2017 05:00 WIB Astrid Prihatini Wisnu Dewi Lifestyle Share :

Tips kesehatan kali ini membahas pemakaian sepatu high heels.

Solopos.com, SOLO -- Apakah Anda sering memakai sepatu tumit tinggi (high heels)? Anda tidak sendiri. Banyak wanita gemar mengenakan sepatu berhak tinggi dengan sejumlah alasan antara lain agar kelihatan lebih tinggi, lebih seksi, karier, hingga tergoda penampilan cantik sepatu-sepatu ini.

Namun di balik penampilan mereka yang cantik, ada bahaya mengintai dari pemakaian sepatu tumit tinggi secara terus menerus.

Penggunaan sepatu  high heels bisa berbahaya bagi kesehatan tulang kaki. Apalagi, studi terbaru menyebut semakin lama wanita menggunakan sepatu hak tinggi, maka risikonya terkena osteoarhtritis pun makin besar.

Menurut ahli penyakit kaki, L. Kelsey Armstrong, sepatu hak tinggi buruk bagi kaki karena menempatkan kaki pada posisi tidak wajar. Tekanan pada bola kaki bisa menyebabkan kapalan, patah tulang, neuroma, bahkan osteoarhtritis lutut.

"Untuk menurunkan risiko osteoarhtritis lutut, Anda harus mengurangi jam pemakaian sepatu hak tinggi. Lamanya pun tergantung dari jenis sepatu dan kegiatan yang Anda lakukan," tutur Armstrong seperti dikutip dari Women's Health, belum lama ini.

Untuk kegiatan yang berlangsung lama, misalnya berbelanja atau berjalan-jalan, Armstrong menyarankan menggunakan sepatu dengan hak maksimal 2,5 cm atau kurang. Tapi, gunakan sepatu ini maksimal 4 jam sehari.

Sementara itu, sepatu bertumit 2,5 cm-7,6 cm sebaiknya digunakan hanya untuk ke pesta pernikahan atau kencan makan malam, dan menurut Armstrong maksimal waktu penggunaannya 3 jam sehari.

"Nah, untuk sepatu dengan hak lebih dari 7,6 cm sebisa mungkin untuk tidak menggunakannya. Namun jika kepepet menggunakannya, jangan lebih dari satu jam," imbuh Armstrong.

Setelah menggunakan sepatu hak tinggi, rabalah bagian bola kaki untuk mendorong adanya pergerakan dan penguatan otot kaki. Kedua hal tersebut dikatakan Armstrong yang tidak bisa terjadi ketika Anda menggunakan sepatu hak tinggi.

Tokopedia