TIPS KESEHATAN : Berjalan Kaki Telanjang Bikin Ingatan Kuat

Foto ilustrasi: Berjalan kaki tanpa alas kaki bermanfaat untuk otak dan daya ingat. (kroegerhealer.com)
15 September 2017 04:00 WIB Astrid Prihatini Wisnu Dewi Lifestyle Share :

Tips kesehatan kali ini tentang manfaat berjalan kaki.

Solopos.com, SOLO -- Ladies, apakah Anda senang berjalan kaki mengenakan sepatu tumit tinggi atau alas kaki cantik lainnya? Well, sekali-kali cobalah berjalan-jalan tanpa alas kaki (bare foot).

Terkesan aneh, namun berdasarkan penelitian terbaru hal ini dapat membantu menyegarkan otak dan meningkatkan kemampuan mengingat.

Menurut para peneliti dari University of North Florida berjalan telanjang kaki lebih baik dalam hal meningkatkan kemampuan mengingat dan memproses informasi.

"Mengingat merupakan salah satu keterampilan kognitif yang penting. Hasil penemuan ini memberikan informasi penting bagi mereka yang banyak beraktivitas dengan mengandalkan daya ingat," tutur salah satu peneliti yang terlibat, Tracy Alloway, seperti dikutip dari Times of India, belum lama ini.

Dalam studi ini, tim peneliti meminta 72 partisipan yang berusia 18 tahun-44 tahun untuk berlari dua kali. Satu kali menggunakan alas kaki dan kali berikutnya tanpa alas kaki selama 16 menit. Kemampuan memori mereka diukur sebelum dan sesudah sesi berlari dilakukan.

Hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Perceptual and Motor Skills ini menemukan terdapat peningkatan yang signifikan, yakni sekitar 16 persen, terhadap kinerja memori saat responden berlari tanpa alas kaki.

Sebaliknya, tidak ada peningkatan yang signifikan dalam memori kerja saat responden berlari menggunakan alas kaki. "Jika kita melepas sepatu dan pergi berlari, kita dapat selesai dalam kondisi lebih cerdas dibandingkan saat kita mulai berlari di garis start," ungkap peneliti lainnya, Ross Alloway.

Alloway menjelaskan saat berjalan atau berlari dalam kondisi tanpa alas kaki, tanpa disadari Anda akan menggunakan otak untuk melihat dan menghindari benda-benda yang berpotensi melukai dengan cara mencari penempatan kaki yang tepat.

"Ada kemungkinan hal ekstra inilah yang menjadikan otak semakin terlatih, sehingga pada akhirnya juga memengaruhi kemampuan mengingat seseorang," imbuhnya.