TIPS KEUANGAN : Cara Pintar Mengelola Duit, Bikin Pembukuan hingga Lunasi Utang

17 Januari 2018 17:00 WIB Mahardini Nur Afifah Lifestyle Share :

Tips keuangan mengupas resolusi mengelola keuangan.

Solopos.com, SOLO -- Tahun baru memang menjadi saat tepat untuk mengawali pembukuan keuangan. Bukan hanya perusahaan, namun juga pribadi maupun keluarga. Namun beberapa orang kebingunan untuk memulai menyusun target.

Seperti dilansir thebalance.com, baru-baru ini, kesuksesan penyusunan target keuangan bergantung pada tujuan yang hendak dicapai.

Alih-alih langsung menyasar target muluk seperti punya rumah atau bisa pensiun di usia 40 tahun, untuk tahap awal setiap orang disarankan membuat tujuan pengelolaan duit yang lebih realistis dan spesifik.

Berikut ini beberapa resolusi keuangan yang bisa jadi bahan pertimbangan:

1. Buat Pembukuan

Menyusun rencana anggaran keluarga menjadi titik awal kesuksesan pengelolaan finansial. Banyak orang kebobolan duitnya lantaran mereka malas mengelola keuangan dengan baik. Pembukuan ini bisa melatih kedisiplinan mengatur uang. Memang ketika awal menjalankan rencana keuangan sesuai pembukuan, banyak orang merasa terintimidasi. Namun jangan menyerah. Ketika sudah biasa memilah duit dengan amplop khusus, dalam waktu beberapa bulan biasanya rutinitas dan disiplin tersebut sudah menjadi kebiasaan.

2. Tuntaskan Utang

Melunasi utang menjadi langkah lanjutan untuk membuat keuangan lebih sehat. Dengan fokus tersebut, tanggungan kita otomatis berkurang. Rasanya beban menjadi lebih ringan ketika hidup bebas cicilan. Kita jadi bisa lebih bebas mengatur keuangan dan memasang target keuangan baru tanpa banyak pertimbangan. Selain itu, hidup tanpa utang memungkinkan kita menabung lebih banyak. Jadi segera atur strategi untuk segera lepas dari jerat hutang.

3. Mulai Menabung

Tabungan menjadi aspek penting lain untuk kesuksesan finansial. Paling tidak alokasikan 10% dari penghasilan untuk ditabung. Tanpa disadari, duit ini akan terkumpul cukup besar ketika tutup buku akhir tahun nanti.

Selain itu, pertimbangkan juga mulai menabung untuk pensiun. Mengorbankan makan malam selama beberapa kali sebulan bisa dialokasikan untuk asuransi. Dengan memperkokoh kebiasaan menabung saat ini, artinya bisa membuka pintu peluang pensiun lebih dini. Beberapa pengeluaran yang umumnya bisa dipangkas untuk ditabung antara lain kebiasaan jajan di luar, mengirit belanja bulanan, sampai memangkas pengeluaran senang-senang.

4. Jangan Ragu Investasi

Setelah tabungan menumpuk, sebagian orang pasti gemas segera mengalokasikan duitnya. Investasi yang cermat memungkinkan kita untuk menumbuhkan pundi-pundi lebih cepat ketimbang hanya menyimpan uang di bank. Namun, setiap investasi juga punya risiko yang wajib diketahui. Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan financial planner untuk menggapai target keuangan pribadi, termasuk menemukan produk paling nyaman dan sesuai dengan kantong kita.