INFO HIDUP SEHAT : Hati-Hati! Main Ponsel Memicu Peradangan Jari

09 Maret 2018 01:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Info hidup sehat kali ini tentang bahaya bermain ponsel yang memicu peradangan pada jari.

Solopos.com, SOLO – Smartphone menjadi kebutuhan utama bagi hampir setiap orang yang hidup di zaman modern. Bahkan, smartphone menjelma sebagai teman hidup yang seolah tidak bisa terpisahkan. Tapi, di balik segudang manfaatnya, ponsel pintar ini memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Sayangnya, masih banyak orang yang kurang peduli dengan efek negatif penggunaan smartphone yang berlebihan. Salah satunya adalah peradangan pada jari, khususnya jempol. Mengapa demikian?

Dikutip dari Zee News, Kamis (8/3/2018), bagian otot pada ibu jari akan mengalami peradangan jika terus dipakai untuk mengetik. Seorang peneliti dari Mayo Clinic Amerika Serikat, Kristin Zhao, mengatakan, peradangan ibu jari ini salah satunya dipicu oleh elastisitas sendi yang melonggar. Sebab, tulang pada jempol terus dipaksa bergerak dalam keadaan yang tidak normal.

"Gerakan mengetik di ponsel ini sebenarnya merupakan sesuatu yang aneh bagi jempol. Dalam kondisi tertentu, jempol terus ditekan melakukan gerakan yang sama berulang kali dengan tenaga ekstra. Pada akhirnya, jempol akan terasa sakit yang membuat aktivitas kurang nyaman," kata Kristin Zhao.

Hasil studi tersebut menyebutkan gerakan mengetik secara terus menerus dengan jempol memicu osteoarthritis alias pengeroposan tulang. Guna mencegahnya, sesekali pakai jari telunjuk atau yang lainnya untuk menggantikan tugas jempol saat mengoperasikan ponsel.

"Sesekali pakai jari lain untuk menggantikan tugas jempol. Jika sedang chatting, Anda bisa memanfaatkan fitur pesan suara. Lakukan peregangan di bagian tangan dan jari untuk mengurangi risiko cedera," sambung dia.

Anda juga harus membatasi bermain game di ponsel karena akan membuat rasa sakit itu semakin menjadi-jadi. Bahkan, tindakan ini bisa memicu tendon robek jika terlalu sering bermain game di ponsel. Nah, agar terhindar dari risiko tersebut, Anda harus lebih bijaksana dalam memakai ponsel.

Tak dapat dimungkiri, ponsel pintar memang bisa membuat seseorang kecanduan. Berbagai fitur apik di dalamnya membuat seseorang betah berlama-lama menatapnya. Namun, di balik kecanggihan, ada bahaya yang mengancam. Selain memicu cedera otot jari, radiasi sinar ponsel juga bisa merusak mata.