INFO KESEHATAN : Cermati! Ini 3 Jenis Sariawan

16 Maret 2018 16:10 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Info kesehatan kali ini tentang tiga jenis sariawan yang wajib diketahui.

Solopos.com, SOLO – Sariawan adalah salah satu gangguan mulut yang kerap dialami banyak orang. Gangguan ini ditandai dengan munculnya bintik putih di mulut yang terasa perih dan mengganjal. Sariawan merupakan peradangan yang bisa disebabkan oleh barbagai hal, salah satunya kekurangan vitamin.

Meski sering mengalami, banyak orang yang belum tahu jika sariawan bukan hanya disebabkan oleh kekurangan vitamin, tapi juga gangguan penyerapan nutrisi. Dalam istilah medis, ada tiga jenis sariawan yang kerap dialami. Apa saja? Simak informasi selengkapnya dalam ulasan yang dihimpun dari Life Strong, Kamis (15/3/2018), di bawah ini:

Sariawan tropikal

Sesuai namanya, sariawan tropikal kerap dialami sejumlah orang yang tinggal di wilayah tropis, seperti Indonesia. Sariawan ini disebabkan oleh peradangan pada usus kecil yang membuat tubuh kesulitan menyerap nutrisi. Kondisi umumnya terjadi karena tubuh kesulitan menyerap asam folat dan vitamin B12.

Selain benjolan pada mulut, orang yang mengalami sariawan jenis ini biasanya mengalami kram perut, diare, kembung, kram otot, pucat, dan penurunan berat badan. Jika Anda mengalami gejala ini, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan obat terbaik.

Sariawan non-tropikal

Sariawan non-tropikal biasanya dialami oleh orang dewasa yang hidup di daerah beriklim panas. Penyakit ini ditandai dengan gangguan penyerapan nutrisi di usus kecil. Gangguan ini menyebabkan tubuh tidak mampu menyerap nutrisi seperti lemak, protein, mineral, vitamin, mineral, bahkan air dengan baik.

Sariawan celiac

Penyakit yang satu ini timbul karena penurunan daya tahan tubuh maupun faktor keturunan. Gangguan di mulut ini memengaruhi kemampuan tubuh mencerna serta menyerap nutrisi makanan. Jika dibiarkan, sariawan ini akan terus meradang dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Dalam kondisi terburuk, Anda akan mengalami berbagai masalah kesehatan lain karena ketidakmampuan tubuh mencerna nutrisi secara optimal.