TIPS DIET : Ini Penyebab Bobot Tubuh Tak Kunjung Turun

23 Maret 2018 09:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Tips kali ini tentang penyebab bobot tubuh yang tidak kunjung turun meski telah diet ketat.

Solopos.com, SOLO – Menurutkan berat badan memang gampang-gampang susah. Perlu perjuangan ekstra agar berat badan turun sesuai dengan harapan. Selain mengatur pola makan, Anda juga harus melakukan olahraga agar berat badan lebih cepat turun.

Tapi, terkadang ada sejumlah orang yang mengeluh berat badan mereka tak kunjung turun meski telah melakukan diet. Apakah Anda salah satunya? Jangan terburu putus asa, Anda harus tahu jika menurunkan berat badan tidak bisa dilakukan dengan cara instan.

Dikutip dari BBC, Kamis (22/3/2018), tidak ada jawaban pasti kapan berat tubuh akan mulai berkurang setelah Anda melakukan diet. Sebab, kecepatan metabolisme setiap orang tentu berbeda-beda. Orang yang berolahraga rutin minimal tiga kali sepekan dan menjalani diet ketat mungkin saja bisa kehilangan satu kilogram berat tubuh dalam sepekan.

Tapi, bagi yang tidak terbiasa olahraga dan hanya mengurangi porsi makan tentu penurunan berat badan ini akan memakan waktu lebih lama. Biasanya, kebanyakan orang yang tidak sabar akan melakukan diet ekstrem demi menurunkan 10 sampai 20 kilogram berat tubuh dalam sebulan. Tapi, cara itu jelas salah dan berakibat buruk bagi kesehatan.

Selain aktivitas fisik dan pola makan, Anda juga harus paham soal faktor biologis, khususnya tentang metabolisme. Tingkat metabolisme adalah kemampuan tubuh menggunakan energi untuk fungsi dasar, mulai dari bernapas, mengalirkan darah, berpikir, dan lain-lain, saat istirahat. Tingkat metabolisme yang berbeda ini tentu akan memengaruhi hasil diet masing-masing orang.

Selanjutnya, perhatikan pula asupan gizi yang diperlukan tubuh. Idealnya, agar berat tubuh cepat turun, Anda harus mengurangi 500 sampai 1.000 kalori perhari. Caranya, cukup dengan mengurangi posi makan besar dan camilan yang biasa dikonsumsi.

Batasi juga minuman manis yang biasa diteguk. Meski tak kentara, minuman manis itu ternyata memiliki kalori tinggi yang akan berubah menjadi timbunan lemak jika tidak dipakai sebagai sumber energi.

Meski demikian, Anda juga harus bijak dalam mengonsumsi makanan yang bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Jangan sampai karena diet Anda memangkas asupan makanan yang sebenarnya sangat dibutuhkan tubuh.