Bikin Cepat Lapar! Hindari 5 Makanan Ini Saat Sahur

Menu sahur (Pictagram)
16 Mei 2018 18:05 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Umat Islam di seluruh dunia menyambut datangnya Bulan Ramadan. Bagi yang tinggal di Indonesia, puasa Ramadan dimulai besok, Kamis (17/5/2018). Artinya, dini hari nanti Anda harus bangun untuk makan sahur agar tetap bertenaga saat berpuasa. Sudah tahu, makanan apa saja yang cocok disantap saat sahur?

Anda harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi saat sahur. Jangan asal kenyang, Anda wajib mempertimbangkan kandungan gizi dalam suatu makanan yang disantap.

Sayangnya, kebanyakan orang biasanya malah makan saat sahur karena masih mengantuk. Guna menyiasatinya, kebanyakan orang memilih mengonsumsi makanan cepat saji, seperti mi instan, nugget, sosis, atau segala macam gorengan lain yang tidak butuh waktu lama untuk dimasak.

Padahal, semua jenis makanan instan jelas tidak baik dikonsumsi, karena akan menurunkan daya tahan tubuh. Alih-alih mengenyangkan, bisa jadi makanan tersebut malah membuat Anda haus dan sakit perut.

Anda tentu tidak mau merasa lemas dan saki saat berpuasa bukan? Oleh sebab itu, mulai sekarang perhatikanlah asupan makanan yang dikonsumsi saat sahur.

Penasaran apa saja makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur? Simak ulasan yang dihimpun Solopos.com dari Boldsky, Rabu (16/5/2018), berikut ini:

-Makanan manis

Makanan manis memiliki kalori yang tinggi namun rendah nutrisi. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis seperti roti, teh manis, susu, dan lainnya justru membuat tenggorokan terasa kering. Selain merasa haus, mengonsumsi gula secara berlebihan juga akan membuat perut terasa kembung.

Sebaiknya, batasi asupan gula saat makan sahur. Konsumsi maksimal satu gelas minuman manis saat sahur. Pastikan makanan yang Anda konsumsi tidak mengandung banyak gula agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.

-Minuman berkafein

Minuman tinggi kafein akan membuat tubuh kekurangan cairan dan terasa lesu saat berpuasa. Selama berpuasa, sebaiknya hindari meminum minuman berkafein seperti teh, kopi, dan soda saat sahur. Anda juga tak perlu meminum minuman isotonik yang diklaim mampu menghidrasi tubuh, padahal tidak terlalu berpengaruh. Sebaiknya Anda banyak minum air putih agar tetap bugar saat berpuasa.

-Gorengan

Selain meningkatkan kolesterol dan menimbun lemak di dalam tubuh, mengonsumsi gorengan juga akan membuat perut kembung. Sebab, seseorang tentu tak akan merasa puas hanya dengan memakan satu gorengan. Padahal, kandungan minyak pada gorengan itu akan menumpuk menjadi lemak dan membuat Anda merasa haus di siang hari. Alih-alih kenyang dan sehat, berat badan dan kadar kolesterol Anda justru akan bertambah.

-Makanan cepat saji

Meski rasanya lezat, sebaiknya hindari konsumsi makanan cepat saji, karena tidak mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh. Anda hanya akan merasa kenyang selama beberapa jam setelah mengonsumsi makanan tersebut saat sahur. Namun, di siang hari perut akan keroncongan karena nutrisi lainnya yang diperlukan oleh tubuh tidak terpenuhi.

-Makanan pedas dan asin

Bagi penyuka makanan pedas dan asin, sebaiknya kurangi porsinya saat sahur. Mengonsumsi makanan asin dan pedas dalam jumlah berlebihan meningkatkan natrium dalam tubuh. Jumlah natrium yang terlalu tinggi akan membuat Anda merasa sangat haus di siang hari. Sementara makanan pedas bisa saja mengganggu pencernaan.

Itulah beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi nasi atau roti gandum utuh dalam takaran yang pas sebagai sumber karbohidrat. Sementara asupan protein bisa didapatkan dengan mengolah daging ayam, sapi, atau ikan tanpa lemak. Jika ingin menggoreng, pakai minyak goreng yang baru.

Selanjutnya, cukupi kebutuhan serat dan vitamin dengan mengonsumsi sayur dan buah. Bila perlu, konsumsi makanan tersebut dalam porsi lebih banyak. Serat yang terkandung dalam sayur dan buah akan membuat perut tetap kenyang. Selamat berpuasa.