Keutamaan Salat Tarawih Berjamaah

Ilustrasi salat tarawih (Pictagram)
17 Mei 2018 01:10 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Ramadan adalah bulan yang paling dinanti oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Selain berpuasa, bulan Ramadan terasa istimewa karena ada ibadah spesial yang disyariatkan, yakni salat tarawih.

Tarawih merupakan salat sunah yang dilakukan setiap malam pada bulan Ramadan selepas salat isya. Salat tarawih bisa dilakukan sendirian maupun berjamaah di masjid. Jumlah rakaat salat terawih beragam, ada yang delapan maupun 20, yang dilanjutkan dengan witir dengan jumlah rakaat ganjil. Lazimnya, orang Indonesia mengerjakan salat witir dalam tiga rakaat.

Dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Rabu (16/5/2018), berdasarkan hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, salat tarawih memiliki pahala yang sangat besar. "Barang siapa melakukan salat pada malam di bulan Ramadan atas dasar iman, maka Allah akan mengampuni dosanya yang telah lalu," demikian terjemahan hadis soal salat Tarawih yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.

Mayoritas ulama mengatakan, salat tarawih lebih baik dilakukan secara berjamaah. Namun, bila dikerjakan sendiran pun tetap sah. Sebab, Nabi Muhammad pernah mengerjakan salat tarawih sendidian. Sebab, kalaitu beliau khawatir para sahabat akan menganggap salat tarawih wajib dikerjakan secara berjamaah.

Adapun keutamaan salat tarawih secara berjamaah di antaranya adalah memberi peluang mendapat pahala lebih banyak, memupuk kecintaan terhadap masjid, sarana penambah ilmu, serta menyemarakkan bulan suci Ramadan. Jadi, sebaiknya Anda tidak melewatkan salat tarawih, kecuali ada halangan tertentu.