Dapat THR? Jangan Lupakan 5 Kebutuhan Ini

Ilustrasi menghitung uang rupiah. (Bisnis/Abdullah Azzam)
30 Mei 2018 08:10 WIB Asteria Desi Kartika Sari Lifestyle Share :

Solopos.com, JAKARTA - Lebaran sudah di depan mata. Tunjangan Hari Raya (THR) yang telah dinantikan akan diterima. Namun, banyak orang salah mengelola THR sehingga kebutuhan pokok justru terabaikan.

Perencana Keuangan Irshad Wicaksono Ma’ruf mengatakan fenomena klasik yang biasanya terjadi di bulan Ramadan adalah biaya yang membengak karena konsumsi yang naik. Apalagi sering kali ada kebiasaan seperti buka bersama, dan godaan diskon di beberapa pusat perbelanjaan. “Bila tidak dikontrol akan membengkak pengeluaran,” kata Irshad, Selasa (29/5/2018)

Untuk mengontrol pengeluaran, lanjutnya, paling tidak Anda harus membuat lima pos pengeluaran keuangan di bulan Ramadan.

Pertama, pos pengeluaran rutin yakni seperti tagihan listrik telepon, Internet, belanja dapur, gaji asisten rumah tangga, dan lain-lain. Porsi dari pos tersebut diusahakan tidak lebih dari 40%. Kedua, pos pembayaran cicilan atau utang tidak lebih dari 30%.

Ketiga, tabungan dan investasi. Pada pos ini porsi minimal sebesar 10% dari penghasilan bulanan. Namun untuk mempercepat tujuan keuangan di masa depan bisa ditambah dari THR.

Fungsi dari pos dana darurat adalah untuk pengeluaran di luar kontrol seperti rawat gigi, dan service kendaraan. Kelima, pos untuk gaya hidup.

Tak dapat dimungkiri di bulan Ramadan sering diajak buka bersama di restoran atau kafe bersama teman-teman atau berbelanja untuk kebutuhan hari raya lebaran.

Untuk itu, paling tidak Anda menyiapkan sebesar 20% dari penghasilan bulanan.

“Untuk zakat fitrah sebaiknya dibuat pos tersendiri. Namun khusus zakat hanya wajib bagi yang mampu,” tambahnya.

Tokopedia

Sumber : Bisnis.com