Keistimewaan Peringatan Nuzulul Quran

Ilustrasi membaca Alquran (Youtube)
01 Juni 2018 18:25 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Setiap tanggal 17 Ramadan diperingati sebagai hari turunnya Alquran atau biasa disebut nuzulul qur'an. Biasanya umat Islam menyambut hari baik ini dengan menggelar pengajian dan mengkhatamkan Alquran di masjid-masjid. Pada Ramadan kali ini, tanggal 17 Ramadan jatuh pada hari Sabtu (2/6/2018). Mengapa peringatan nuzulul qur'an begitu istimewa?

Alquran secara harfiah berarti bacaan yang sempurna. Alquran dibaca oleh jutaan orang baik yang mengerti artinya ataupun tidak. Saking sempurnanya, Alquran menjadi bacaan yang mudah dihafalkan. Lihat saja, banyak anak-anak berusia 6-10 tahun yang telah menghafal Alquran.

"Banyak sekali aspek yang dapat kita tunjukkan, betapa Alquran itu bacaan sempurna. Salah satu yang paling mudah, orang membacanya walau tidak mengerti. Anehnya, yang paling pandai membacanya adalah orang yang paling tidak mengerti artinya," kata pakar tafsir Alquran Indonesia, Quraish Shihab, dalam talkshow Shihab dan Shihab yang diunggah di Youtube, Kamis (31/5/2018).

Adapun kandungan Alquran secara garis besar adan tiga, yakni akidah atau kepercayaan, syariat pengalaman, dan akhlak. "Soal kandungannya ulama berkata, secara garis besarnya ada tiga. Pertama akidah, kepercayaan. Kedua syariat, pengalaman, tuntunan agama. Yang ketiga akhlak. Alquran datang mengantar manusia mempercayai akidahnya. Percaya bahwa Tuhan Maha Esa," sambung Quraish Shihab.

Dalam buku Wawasan Alquran, Quraish Shihab menerangkan bahwa Alquran turun selama 20 tahun dua bulan dan 22 hari. Selama itu, Nabi Muhammad tekun mengajarkan Alquran kepada sahabatnya. Hasilnya, Nabi Muhammad berhasil membentuk masyarakat yang terpadu sesuai degan petunjuk Alquran.

Ayat-ayat Alquran penuh makna menunjukkan indahnya kehidupan seorang muslim. Alquran berisi petunjuk tentang apa saja yang semestinya dilakukan dan dijauhi seorang muslim. "Allah menginginkan, melalui Alquran manusia berakhlak mulia. Caranya, manusia diajak memperhatikan alam raya. Kedua, mengajak manusia memperhatikan dirinya. Ketiga, mengajak manusia memperhatikan sejarah. Keempat, Allah memberikan ancaman dan janji baik melalui Alquran," terang Quraish Shihab.

Alquran merupakan bukti kebenaran yang tersusun dengan rapi dan teliti. Bacaan yang sempurna ini juga menggambarkan isyarat ilmiah yang belum diketahui orang pada zaman dahulu. Alquran juga menyampaikan pemberitaan gaib.

"Alquran sangat indah redaksinya. Satu ayat tersusun dari berbagai kata yang artinya berbeda. Di dalamnya terdapat isyarat ilmiah yang belum banyak diketahui orang. Misalnya, Alquran menjelaskan bahwa manusia berproses dalam kelahirannya yang bisa dibuktikan secara ilmiah dengan ilmu biologi. Terakhir, Alquran menyampaikan kabar gaib, salah satunya jasad Fir'aun yang masih ada sampai saat ini. Itulah bukti kebenaran Alquran," tutup Quraish Shihab.

Adapun tujuan peringatan nuzulul quran di antaranya adalah membersihkan akal, menyucikan jiwa, serta memantapkan keyakinan. Mengajak manusia berpikir dan bekerja sama dalam bidang kehidupan, serta membasmi kemiskinan material dan spiritual. Dengan demikian, kehadiran Alquran sebagai petunjuk memiliki berbagai faedah bagi kehidupan manusia.

Tokopedia