Cara Meraih Lailatul Qadar

Ilustrasi beriktikaf menunggu lailatul qadar (Youtube)
06 Juni 2018 00:45 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Ramadan adalah bulan yang istimewa dan penuh berkah. Pada bulan ini ada malam sepsial yang dikenal dengan nama lailatulkadar. Malam yang sangat istimewa ini disambut seperti tamu agung. Setiap muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan demi mendapatkan rahmat saat lailatulkadar tiba.

Tapi, Nabi Muhammad tidak menyebutkan pasti kapan lailatulkadar terjadi. Oleh sebab itu, setiap muslim diperintahkan untuk memperbanyak amal salih sejak Ramadan datang demi menyongsong lailatulkadar. Sejumlah ulama percaya para malaikat turun ke bumi dan Allah membuka pintu ampun dengan lebar saat lailatul qadar tiba.

Tokopedia

Siapapun yang meminta maaf bakal dikabulkan permintaannya. Orang yang berdoa dengan sungguh-sungguh niscaya bakal dikabulkan oleh Allah. Lantas, apa doa yang sebaiknya dipanjatkan pada malam-malam terakhir di bulan Ramadan?

Imam Nawawi menyebut Nabi Muhammad menganjurkan umatnya memperbanyak doa selama Ramadan. Salah satu doa yang baik dibaca berulang kali pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan adalah,"allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni." (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku).

Pakar tafsir Alquran, Quraish Shihab, dalam bukunya, Lentera Alquran: Kisah dan Hikmah Kehidupan, sebagaimana dikutip Solopos.com, Selasa (5/6/2018), menyebut lailatul qadar sebagai malam yang sangat mulia. Dia mengibaratkan lailatulkadar sebagai tamu agung yang hendak berkunjung ke suatu tempat.

"Sambutlah lailatulkadar dengan menyucikan diri. Memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah dan melakukan berbagai kegiatan positif. Boleh jadi sekian banyak orang menyambutnya, namun dia (lailatulkadar) datang ke tempat yang tak terduga," kata Quraish Shihab dalam video ceramahnya di Youtube.

Lantas, bagaimana tanda datangnya lailatul qadar? Hal itu dijelaskan melalui firman Allah dalam surat Al Qadr. Pertama, lailatulkadar ditandai dengan turunnya malaikat ke bumi. "Orang yang memperoleh lailatulkadar biasanya merasa selalu dibimbing oleh malaikat. Selalu ada kedamaian dalam hidupnya. Itu tanda yang paling jelas," sambung Quraish Shihab.

Apakah lailatulkadar selalu terjadi pada malam ganjil? Jawabannya tidak. Tidak ada kepastian bahwa lailatulkadar tejadi pada malam ganjil. "Nabi Muhammad tidak menyebutkan pasti kapan lailatulkadar datang. Beliau hanya menyebut kemungkinan terjadinya pada malam ganjil, tapi itu bukan suatu hal yang mutlak. Jadi, semestinya kita menyambut sejak awal Ramadan. Bahkan, Nabi mengajarkan kita mulai menyiapkan diri sejak bulan Rajab agar patut menerima kedatangan tamu agung, lailatul kadar," tutup Quraish Shihab.