Diare saat Lebaran, Coba Atasi dengan Jeruk Nipis

ilustrasi jeruk nipis. (suara.com)
19 Juni 2018 11:15 WIB Iskandar Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO -- Makanan berlimpah dan enak saat perayaan hari raya Idulfitri kadang membuat kalap mereka yang sudah tidak berpuasa Ramadan. Namun di balik nikmatnya hidangan Lebaran patut diwaspadai berbagai penyakit ringan hingga berat yang bisa muncul atau kambuh setelahnya.

Praktisi herbal di Mojodoyong, Kedawung, Sragen, Abu Bakrin, mengatakan biasanya setelah Lebaran  ada penyakit khas. “Diare, kolesterol tinggi, gula darah naik, dan sebagainya sering menghinggapi mereka makannya tidak terkendali,” kata dia, Minggu (17/6/2018).

Penyakit tersebut juga dipicu akibat pola makan yang tidak teratur. Selepas puasa  orang sering kali memuaskan keinginannya untuk makan apa pun yang disukai.

Mereka tidak menyadari lambung mereka belum siap 100 persen menerima berbagai jenis makanan secara beruntun. Kondisi ini bisa memicu timbulnya berbagai penyakit pada tubuh di antaranya diare.

Jika penyakit sudah datang, papar Abu, orang bingung memeriksakan diri ke klinik atau dokter. Namun bagi mereka yang tengah mudik Lebaran  dan berada di perdesaan atau jauh dari klinik atau dokter sebenarnya bisa memanfaatkan bahan yang ada di sekitarnya.

Menurut Abu, jeruk nipis bisa menjadi alternatif untuk meredam diare. Caranya, ambil satu buah jeruk nipis yang sudah tua sehingga banyak airnya. Kemudian buah yang nama ilmiahnya citrus aurantiifolia ini dicuci bersih menggunakan air mengalir.

Mencuci dengan air bersih yang mengalir ini dinilai penting untuk menghilangkan kotoran atau residu dari obat antihama--jika biasa disemprot--yang menempel pada buah jeruk. Setelah bersih buah jeruk nipis tersebut diiris kecil-kecil.

“Sebaiknya jeruk yang sudah diiris kecil-kecil itu tidak diperas. Masukkan saja irisan buah jeruk itu ke air hangat dalam gelas yang sudah disediakan. Rendam hingga beberapa saat agar air jeruk keluar dan bercampur air hangat,” ujar dia.

Agar tidak terlalu asam atau kecut, papar Abu, bisa ditambahkan madu dua sendok makan. Racikan ini bisa dibuat dua kali dalam satu hari dan diminum pada pagi dan sore hari untuk menyembuhkan diare.