Hindari! 4 Jajanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Balita

Ilustrasi sirup (Pictagram)
17 Juli 2018 00:45 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Makanan ringan adalah salah satu produk olahan yang sulit untuk dihindari. Hampir setiap hari banyak orang mengonsumsi makanan ringan hasil olahan pabrik. Meski diklaim aman, kenyataannya makanan olahan tidak baik dikonsumsi setiap hari.

Ironisnya, kebanyakan orang terbiasa mengonsumsi makanan olahan sejak dini. Lihat saja jajanan yang biasa dikonsumsi anak-anak. Mereka dengan bebas mengonsumsi makanan apapun yang diinginkan tanpa mengetahui kandungan di balik produk tersebut. Bahkan, orang tua dengan santai memberikan jajanan berbahaya itu kepada anak mereka, khususnya yang berusia di bawah lima tahun alias balita.

Tokopedia

Padahal, ada beberapa produsen makanan kemasan yang menulis peringatan agar produk mereka tidak dikonsumsi oleh balita maupun ibu hamil. Sayang, masih banyak orang yang tidak memperhatikan peringatan tersebut. Dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Senin (16/7/2018), berikut beberapa makanan kemasan yang sebaiknya tidak diberikan kepada balita dan ibu hamil:

Sirup

Sirup adalah salah satu minuman yang tidak baik dikonsumsi balita, ibu hamil dan menyusui. Dikutip dari Boldsky, kandungan pemanis, pewarna, dan pengawet di dalamnya bakal memengaruhi kesehatan, khususnya balita. Balita yang terbiasa meminum sirup dengan kandungan gula tinggi ini berisiko obesitas.

Sementara bagi ibu hamil dan menyusui, mengonsumsi sirup berpemanis buatan berisiko membuat bayi lahir prematur. Sebab, kandungan pemanis ini sering memicu tekanan darah tinggi penyebab bayi lahir prematur.

Wafer

Makanan manis seperti wafer maupun astor memang sangat disukai balita. Tapi, sebaiknya Anda tidak memberikan makanan ini kepada balita, karena akan membahayakan kesehatannya. Organ di dalam tubuh balita belum mampu menetralkan efek pemanis buatan dari wafer tersebut.

Kacang atom

Produk kacang atom juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh balita, ibu hamil, dan menyusui. Kacang atom mengandung pemanis buatan serta zat fenilalanin. Kedua bahan ini umumnya ditambahkan sebagai perasa makanan. Namun, jika terlalu sering dikonsumsi, bahan tersebut menimbulkan efek mematikan.

Minuman kemasan

Minuman kemasan dengan berbagai rasa biasa diberikan kepada balita. Rasa manis dan warna mencolok membuat anak-anak sering merengek meminta minuman tersebut. Tapi, sebaiknya jangan kenalkan anak-anak dengan minuman ini saat masih balita. Selain memicu radang tenggorokan dan batuk, minuman ini juga menjadi salah satu penyebab kegemukan dan penyakit diabetes.