Hasil Penelian: Konsumsi Daging Olahan Pengaruhi Kesehatan Mental

Ilustrasi daging olahan (Pinterest)
31 Juli 2018 03:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Daging olahan seperti kornet, sosis, serta daging asap memiliki rasa yang lezat sehingga digemari banyak orang. Namun, sejumlah hasil penelitian menyebut mengonsumsi makanan itu memengaruhi kesehatan mental. Benarkah?

Dikutip dari Independent, Senin (30/7/2018), hasil penelitian yang dilakukan oleh tim riset dari Johns Hopskin University School of Medicine, Malyland, Amerika Serikat, menyebut orang yang didiagnosa mengalami kondisi maniak cenderung mengonsumsi daging olahan lebih banyak. Adapun seseorang yang maniak ditandai dengan hiperaktif, euforia, maupun insomnia.

Tokopedia

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry itu menganalisis catatan medis dari 1.101 orang. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi nitrat berlebihan cenderung memiliki kondisi mental buruk. Sementara orang sehat tidak terlalu banyak mengonsumsi nitrat yang terkandung dalam daging olahan.

Mereka yang berada dalam kondisi maniak sangat sering mengalami perubahan suasana hati.pada beberapa kasus hal ini dapat menyebabkan penderitanya melakukan tindakan berbahaya. Namun, periset belum bisa memastikan bagaimana daging olahan memengaruhi kesehatan mental seseorang. "Hasil penelitian ini menunjukkan makan daging olahan yang diawetkan menjadi salah satu pemicu kondisi maniak," demikian penjelasan periset dalam jurnal tersebut.

Nah, jika Anda mengalami tanda-tanda kondisi maniak, sebaiknya hindari daging olahan. Perbanyak makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan. Kurangi asupan gula yang berlebih untuk menekan peningkatan hormon stres.