Mouthwash Alami dari Bunga Cengkih dan Kayu Manis

Ilustrasi mouthwash (mirror.co.uk)
02 Agustus 2018 19:33 WIB Iskandar Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO-Sakit gigi sering kali membuat kita tak bisa beraktivitas secara normal. Jika tak ingin direcoki dengan sakit gigi, lebih baik mencegah sejak dini. Salah satunya dengan memakai bahan alami.

Sebagai antisipasi sakit gigi dan menjaga kesehatan mulut, Anda bisa mencoba formulasi bunga cengkih, kayu manis, dan air. Ketiga bahan itu dijadikan mouthwash atau obat kumur. Manfaat bunga cengkih untuk kesehatan gigi dan mulut itu merupakan hasil penelitian tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di bawah bimbingan dosen Fakultas Farmasi, Erindyah Retno. Ketiga mahasiswa tersebut yaitu Hidayaturrizzqika Maulida, Nadiyahg Al Aufa, dan Wahyu Nur Hidayati.

Menurut Wahyu, Senin (16/7/2018), pemilihan bahan baku itu dilakukan karena pada beberapa penelitian sebelumnya diketahui kedua bahan alami ini dinilai efektif sebagai antibakteri, antiseptik dan sebagainya. “Untuk bunga cengkih juga biasa digunakan sebagai obat gosok sakit gigi. Karena itu kami mengkombinasikan kedua bahan tersebut untuk diformulasikan di laboratorium sehingga kedua bahan ini bisa untuk sediaan obat kumur,” papar dia.

Guna membuat obat tersebut, bahan-bahan itu diekstrak lebih dahulu. Ekstraksi dilakukan untuk mengambil zat yang berkhasiat. Agar segar, kata dia, bahan-bahan alami tersebut diberi perasa dan aroma sehingga menjadi sediaan mouthwash yang bisa digunakan untuk pencuci mulut. Dia menjelaskan racikan tersebut bisa untuk mencegah sakit gigi dan juga bisa digunakan untuk antiseptik, mengurangi bau mulut dan sebagainya.

Wahyu mengungkapkan zat aktif pada bunga cengkih yang bermanfaat ada beberapa di antaranya eugenol. Dia menjelaskan pada penelitian sebelumnya diketahui bunga cengkih bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan menghilangkan plak gigi.

Sedangkan zat aktif pada kayu manis mengandung sinamaldehid, polifenol, flavonoid, asam sinamat, eugemol dan sebagainya. Dalam beberapa penelitian zat aktif dalam kayu manis ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans yang memicu karies gigi.