Hasil Penelitian: Tak Perlu Obat, Musik Bisa Terapi Emosimu

Ilustrasi mendengarkan musik (Psychology.co.uk)
05 Agustus 2018 04:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Mendengarkan musik merupakan salah satu cara ampuh untuk memperbaiki mood sekaligus meningkatkan semangat. Cara ini biasanya dilakukan oleh orang yang sedang galau atau sekadar bosan dengan rutinitas.

Sejumlah periset dari University of Missouri, Amerika Serikat, menemukan fakta bahwa musik memengaruhi suasana hati. Hasil penelitian yang dipubilikasikan di Journal of Positive Psychology seperti dikutip dari Health Line, Sabtu (4/8/2018), mengungkap bahwa seseorang bisa lebih produktif dan bahagia dengan cara mendengarkan musik.

Hasil penelitian itu dilakukan kepada sejumlah orang yang dimimta mendengarkan musik dalam waktu dua pekan. Periset membentuk dua kelompok. Kelompok pertama berisi orang-orang yang merasa tertekan. Sementara kelompok kedua diisi oleh orang yang tidak memiliki masalah apapun.

Hasilnya, anggota kelompok pertama mengalami perubahan suasana hati yang signifikan dibandingkan orang-orang di kelompok dua. Hal itu disebabkan karena musik membuat tubuh menghasilkan hormon dopamin yang menimbulkan rasa nyaman. Lantas jenis musik apa yang bisa memperbaiki suasana hati?

Jika sedang marah, sebaiknya Anda mendengarkan musik reggae yang menimbulkan efek menenangkan. Namun, jika sedang merasa malas atau tidak bersemangat, coba dengarkan musik rok. Tapi, bagi yang tidak suka bisa mendengarkan musik pop. Tempo sedang dan lirik lagu yang familiar membuat detak jantung normal.

Bagi yang sedang kasmaran biasanya senang mendengarkan lagu cinta. Tapi, bagi yang sedang putus cinta sebaiknya menghindari lagu cinta apalagi dengan irama klasik. Coba dengarkan lagu disko atau broadway yang memberi efek menenangkan dan membangkitkan semangat. Musik klasik lebih cocok diputar bagi orang yang mengalami insomnia. Irama musik yang mengalun lembut itu membantu relaksasi dan tidur lebih nyenyak di malam hari.