Ramuan Herbal Ini Ampuh Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Ilustrasi minum ramuan herbal (livestrong)
06 Agustus 2018 19:46 WIB Iskandar Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO-Ada kalanya daya tahan tubuh manusia bisa mengalami penurunan. Untuk mengatasinya, ada cara mudah dan murah yaitu membuat ramuan herbal dari bumbu dapur.  Supervisor Research dan Development Jamu Gujati Sukoharjo, Trisdian Hadi Jaya, Senin (15/1/2018), mengatakan bagi mereka yang ingin menjaga atau meningkatkan kekebalan tubuh bisa meracik bahan alami. Bahan yang dibutuhkan yaitu jintan hitam, jahe, dan gula aren.

Biji jintan hitam yang nama ilmiahnya nigella sativa linn adalah salah satu rempah yang memiliki sifat penyembuhan alami yang kuat. Seperti namanya, jintan berwarna hitam dan berbentuk tipis mirip bulan sabit. “Khasiat jintan hitam bisa memperkuat dan menjaga kekebalan tubuh dari serangan virus, kuman atau bakteri. Kandungan sapion pada jintan hitam berfungsi untuk mempertahankan tubuh dari perubahan lingkungan, gangguan tidur dan dapat menenangkan,” papar dia yang akrab disapa Dian ini.

Sedangkan jahe yang nama ilmiahnya Zingiber officinale juga mempunyai banyak manfaat. Jahe sering dikonsumsi oleh orang yang terkena pilek dan flu. Seperti halnya vitamin C, ungkap dia, jahe sangat baik dalam mencegah  flu sebelum penyakit tersebut menyerang. Jahe memiliki bahan antimikroba yang ampuh.

Rempah-rempah ini juga dinilai kaya antioksidan dan mineral. Selain itu minuman jahe sangat nikmat dikonsumsi di musim hujan karena dapat menghangatkan tubuh, serta membantu mencegah serangan penyakit di musim pancaroba atau musim hujan.  Lebih lanjut dia menjelaskan cara membuat racikan ini, sediakan dua sendok makan jintan hitam, satu ruas jahe emprit ditambah gula aren secukupnya sesuai selera. Jahe sebaiknya dicuci bersih kemudian diblender bersama jintan hitam ditambah air.

Setelah itu hasil blenderan disaring kemudian digodok dengan air kira-kira tiga gelas sampai empat gelas jenis belimbing. Sisakan air godokan yang telah diberi gula aren tersebut hingga tinggal separuh.

Agar nyaman dikonsumsi sebaiknya air godokan itu dibiarkan beberapa saat agar tak terlalu panas. Air godokan itu bisa langsung diminum habis atau dikonsumsi sehari dua kali yaitu pagi dan sore.  “Kalau hasil rebusan itu ingin dikonsumsi dua kali, agar aman sebaiknya sisa racikan yang belum dikonsumsi bisa disimpan di dalam kulkas. Dengan demikian saat dikonsumsi, kondisi racikan tersebut relatif masih baik,” kata Dian.