Ngantuk Setelah Makan? Ternyata Ini Alasannya

Ilustrasi mengantuk saat bekerja (Boldsky)
14 Agustus 2018 08:10 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Apakah Anda pernah merasa mengantuk setelah makan? Rasa kantuk yang tak tertahankan setelah perut kenyang memang lazim terjadi. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah food coma. Rasa kantuk tersebut merupakan efek dari lonjakan gula dalam darah yang memperlambat fungsi kognitif.

Dikutip dari Boldsky, Senin (13/8/2018), dalam istilah medis, food coma biasa disebut dengan istilah postprandial somnolence atau postprandial drowsiness. Kondisi ini bisa terjadi setelah seseorang mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti nasi, roti, dan pasta.

Artikel The Price Pigging Out: Can You Stop a Food Coma karya Allison Ford menjelaskan gejala food coma yang biasa muncul adalah mengantuk, lemas, dan merasa malas melakukan sesuatu. Kondisi ini terjadi karena pengaruh sistem saraf parasimpatik.

Saat seseorang sedang lapar, maka sistem saraf simpatik aktif untuk mencati makanan. Setelah perut kenyang, sistem saraf simpatik bakal tenang. Selanjutnya giliran sistem saraf parasimpatik yang aktif. Semakin banyak makanan yang dikonsumsi, maka sistem saraf parasimpatik bakal semakin aktif.

Food coma bisa dihindari dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Usahakan tidak mengonsumsi makanan dalam porsi besar sekaligus. Sebaiknya, bagi makanan dalam porsi kecil untuk memenuhi energi yang dibutuhkan tubuh. Tetaplah aktif bergerak dan jangan pernah mengikuti rasa kantuk tersebut. Jangan lupa minum air putih untuk melancarkan pencernaan dan menjaga tubuh tetap segar.