Kenali Warna Darah Menstruasi

Ilustrasi wanita haid (latestly)
14 Agustus 2018 20:33 WIB Newswire Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO-Darah menstruasi memang tak sama dibandingkan darah biasa. Asalkan aroma darah menstruasi tidak amis, itu masih sehat.
Pada wanita yang merasakan aroma darah menstruasi amis itu karena adanya bakteri yang terakumulasi saat menstruasi. Hal tersebut kemudian membuat adanya infeksi.

“Infeksi vagina seperti bacterial vaginosis menimbulkan aroma yang kuat, aroma amis," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Taraneh Shirazian, dikutip dari Refinery29 dan ditulis liputan6.com, belum lama ini.

Untuk mencegah agar aroma darah menstruasi normal, penting menjaga daerah sekitar kewanitaan kering. Di antaranya dengan mengganti pembalut sekitar empat jam sekali, serta memilih pakaian bawah berbahan katun. "Pakai bawahan [celana dalam, rok, celana] dari bahan katun agar bisa 'bernapas'. Hindari bahan spandex dan pakaian ketat untuk mengurani produksi keringat di area tersebut," pesan dokter yang berpraktik di NYU Langone Amerika Serikat ini.

Selain bau, darah menstruasi dapat menunjukkan kesehatan wanita yang bersangkutan. Menurut dokter spesialis kandungan dari Nanavati Super Speciality Hospital, Mumbai, India, Gayatri Deshpande, secara umum warna darah menstruasi tidak memiliki implikasi langsung pada kesehatan seseorang.
Berikut ini warna darah haid seperti dikutip dari The Health Site dan ditulis liputan6.com, belum lama ini.

Berwarna merah darah
Darah menstruasi biasanya berwarna merah gelap. Ketika berwarna merah darah ini biasanya menstruasi baru saja dimulai. Rahim berfungsi dengan baik untuk memastikan siklus menstruasi Anda tetap normal. Namun, warna darah menstruasi dapat berubah saat Anda memasuki periode akhir menstruasi.
Jika noda darah menstruasi menempel pada pakaian di awal menstruasi, kemungkinan noda ini akan hilang dengan mudah. Caranya dengan satu atau dua kali mencuci.

Berwarna merah kecokelatan
Jika darah menstruasi merah kecokelatan, Anda tak perlu khawatir. Ini mungkin karena masa menstruasi yang datang terlambat karena aliran darah menjadi berat. Jika warna merah kecokelatan terjadi di pertengahan masa menstruasi, ini bisa menjadi indikasi, Anda mendekati akhir menstruasi.
Jenis noda ini membutuhkan waktu lama untuk hilang. Anda mungkin harus mencuci, menyikat, dan mengulangi proses tersebut beberapa kali agar pakaian bebas noda.

Merah terang
Beberapa wanita yang punya masa menstruasi pendek, mungkin darah menstruasi berwarna merah terang. Jika aliran menstruasi lancar, lalu tiba-tiba melihat darah berubah dari cokelat kemerahan atau merah darah menjadi warna merah terang. Segera laporkan hal tersebut pada dokter Anda.
Beberapa penyebab perubahan warna darah bisa disebabkan penggunaan pil KB atau ketidakseimbangan hormon.

Tokopedia