Bila Berlebihan, Makanan dan Minuman Ini Bisa Merusak Ginjal

Ilustrasi garam (nypost)
23 Agustus 2018 20:09 WIB Newswire Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO-Ginjal merupakan organ tubuh yang sangat penting. Untuk mencegah terjadinya gangguan ginjal,  Anda bisa melakukan sejumlah antisipasi, salah satunya dengan memerhatikan makanan yang Anda konsumsi. Seperti dikutip dari laman Kimberlysnyder.com, Senin (20/8/2018), berikut 5 makanan dan minuman yang mampu merusak ginjal:

Minuman bersoda
Minuman berkarbonasi seperti soda (dengan atau tanpa pemanis buatan) dan minuman energi dikaitkan dengan batu ginjal.
Mengonsumsi bersoda ini dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal yang sangat kronis. Oleh sebabnya, Anda diminta untuk rajin mengonsumsi air putih demi kesehatan ginjal.

Pemanis buatan
Meski rasanya manis, bahan dapur yang satu ini sangat berbahaya bagi kesehatan ginjal. Mengonsumsi pemanis buatan memang jadi kebiasaan buruk bagi masyarakat.
Padahal, bukan hanya memengaruhi kesehatan ginjal, gangguan tenggorokan pun juga dapat terjadi akibat mengonsumsi ini.
Apabila pemanis buatan terus dikonsumsi dalam kurun waktu panjang, maka akan terjadi penurunan fungsi ginjal secara terus-menerus.

Kafein
Kafein rupanya tidak hanya ada pada kopi. Zat ini juga terkandung dalam teh, soda, dan makanan lain. Kafein bisa menggangu fungsi ginjal karena stimulan pada zat ini mampu merangsang aliran darah.
Dengan aliran darah yang begitu kuat dapat meningkatkan tekanan darah dan stres pada ginjal. Sebuah studi pada 2002 di Kidney International menunjukkan bahwa konsumsi kafein jangka panjang memperburuk gagal ginjal kronis pada tikus yang menderita obesitas dan diabetes.

Garam
Garam memang mampu meningkatkan rasa. Terlebih bumbu ini memang sangat diperlukan bagi setiap para ibu.
Ketika Anda terlalu banyak mengonsumsi garam, ginjal Anda merespons dengan menahan air yang berfungsi untuk mencairkan elektrolit sehingga ini akan menempatkan beban pada ginjal. Menurut Harvard School of Public Health, asupan garam terlalu banyak dalam jangka panjang dapat merusak ginjal bersama dengan jantung.

Daging
Daging tinggi akan protein hewani yang juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Bahkan, menurut Mayo Clinic, diet tinggi protein dapat menyebabkan atau memperburuk masalah ginjal.
Sebuah studi pada 2003 dalam European Journal of Nutrition menunjukkan bahwa pola makan yang kaya protein hewani juga dapat meningkatkan risiko pengembangan batu ginjal. Sementara diet dan mengonsumsi sayuran mampu menurunkan asam urat dan mencegah pembentukan batu.