Diet Sembarangan Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Ilustrasi survivor kanker payudara (Indian Express)
27 Agustus 2018 05:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Mengatur pola makan wajib dilakukan jika ingin tubuh tetap sehat. Selain itu, menerapkan pola makan sehat juga membantu menjaga bobot tubuh stabil. Salah satu caranya dengan menerapkan diet. Bukan berarti Anda bebas melakukan berbagai metode diet tanpa memperhatikan kondisi tubuh.

Diet sembarangan dapat memicu berbagai masalah. Mulai dari gangguan pencernaan, kontipasi, hingga kanker payudara. Kanker merupakan suatu penyakit mematikan yang disebabkan berbagai faktor, salah satunya pola hidup.

Dari sekian banyak, kanker payudara merupakan yang paling sering dialami wanita. Salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyakit ini adalah diet tidak sehat. Pada dasarnya, setiap orang memiliki sel kanker di dalam tubuh. Nah, sel kanker tersebut bisa berkembang membahayakan ketika seseorang mengonsumsi makanan yang salah.

Hasil penelitian yang diterbitkan oleh American Cancer Society seperti diwartakan Boldsky, Minggu (26/8/2018), menyebutkan diet tidak sehat meningkatkan risiko kanker payudara sekitar 30-40 persen. Adapun salah satu jenis diet yang meningkatkan risiko penyakit mematikan itu adalah diet tinggi lemak.

Alasannya, kandungan lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan pelaku diet tinggi lemak sangat besar. Betapa tidak, pelaku diet tinggi lemak hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan berlemak seperti daging dan telur. Padahal, kedua makanan tersebut mengandung kadar lemak tidak sehat yang dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Jumlah sel lemak dan berat badan yang sama-sama tinggi itulah yang memicu kanker payudara.

Payudara tersusun atas jaringan lemak yang sangat banyak. Lemak dalam tubuh yang terus bertambah memicu pertumbuhan sel kanker, khususnya di payudara. Selain berlemak, hasil penelitian lain menyebut konsumsi makanan tinggi garam seperti keripik dan makanan cepat saji juga meningkatkan risiko kanker payudara.

Nah, bagi yang ingin menjalani diet untuk menurunkan bobot tubuh sebaiknya batasi makanan berlemak. Batasi pula asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. Cara paling cepat menurunkan bobot tubuh adalah mengurangi porsi makan dan berolahraga.

Bagi yang doyan mengemil tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa melanjutkan kebiasaan tersebut. Namun, ganti camilan dengan makanan sehat seperti sayur dan buah. Jika ingin cepat kurus, sebaiknya hindari makanan cepat saji yang tinggi garam dan karbohidrat.