Diet Rendah Karbohidrat Mempercepat Kematian?

Makanan diet rendah karbohidrat (Youtube)
28 Agustus 2018 08:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Orang yang tengah melaksanakan program penurunan berat badan tentu tidak asing dengan diet rendah karbohidrat. Metode diet ini menerapkan pembatasan konsumsi karbohidrat guna mempercepat penurunan berat badan. Diet ini memang mampu menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, bukan berarti metode diet ini tanpa efek samping.

Berdasarkan hasil riset The Lancet seperti dikutip dari Men's Health, Senin (27/8/2018), diet rendah karbohidrat berbahaya bagi kehidupan manusia. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 15.400 orang Amerika Serikat selama 25 tahun menunjukkan efek jangka panjang dari memangkas konsumsi karbohidrat memperpendek usia.

Orang yang tidak membatasi konsumsi karbohidrat dapat hidup empat tahun lebih lama. Meski demikian, bukan berarti Anda bebas mengonsumsi karbohidrat. Anda tetap harus membatasi asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh.

Pelaku diet rendah karbohidrat biasanya mengonsumsi daging lebih banyak. Nah, hal itulah yang menyebabkan peningkatan risiko kanker dan kematian. Jika hendak diet, sebaiknya perhatikan metode yang dipilih dengan melihat kondisi tubuh.

Suatu metode diet tentu tidak cocok dilakukan semua orang. Jadi, Anda perlu mengetahui kondisi tubuh guna menentukan metode diet yang tepat. Metode diet yang paling mudah adalah mengonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak asupan protein dan lemak nabati dari sayuran. Makanan ini lebih sehat dan rendah kalori ketimbang daging merah maupun ayam, ikan, dan telur.

Tokopedia