Bedak Tabur Vs Losion, Mana Lebih Aman untuk Bayi?

Ilustrasi menaburkan bedak pada bayi (Youtube)
04 September 2018 10:10 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Bayi memang sangat mudah berkeringat, apalagi jika cuaca sedang panas. Kulit bayi yang sensitif menjadikan keringat sebagai salah satu masalah besar. Jika tidak segera dibersihkan akan timbul ruam-ruam merah pada kulit bayi yang berkeringat.

Nah, kebiasaan yang sering dilakukan ibu-ibu di Indonesia adalah menyeka dan menaburkan bedak pada kulit bayi yang berkeringat. Cara ini dilakukan demi menghindari kemungkinan iritasi pada kulit bayi. Namun, apakah menaburkan bedak di kulit bayi yang berkeringat merupakan solusi tepat?

Dikutip dari Live Strong, Senin (3/9/2018), penggunaan bedak bayi untuk mengontrol keringat bukanlah solusi yang tepat. Sejumlah ahli dermatologi menyarankan pemakaian losion untuk mengontrol keringat pada bayi. Alasannya, losion lebih aman dan bekerja efektif pada kulit bayi ketimbang bedak.

Losion telah dilengkapi dengan pelembap yang tidak akan membuat kulit bayi kering. Selain itu, teksturnya yang cair juga tidak berbahaya untuk bayi. Sementara bedak bubuk cukup berbahaya dan mengganggu pernapasan bayi.

Sebenarnya, penggunaan bedak tabur pada bayi tidak dianjurkan. Sebab, partikelnya yang kecil sangat mudah terhirup oleh bayi. Hanya dengan sekali tepuk bedak tersebut dapat masuk ke saluran pernapasan yang terkadang membuat si kecil batuk. Maklum saja, bayi perlu beradaptasi dengan berbagai benda asing yang masuk ke tubuh.

Nah, mulai sekarang kurangilah pemakaian bedak tabur. Lebih baik gunakan losion untuk bayi agar kelembapan kulitnya tetap terjaga. Selain itu, aroma losion juga tidak kalah wangi dengan bedak tabur. Jika memang terpaksa memakai bedak tabur, usahakan tidak menepuk puff dengan keras agar butirannya tidak terhirup oleh bayi.

Tokopedia