4 Cara Atasi Asam Urat Tanpa Obat

Ilustrasi air mineral (Pictagram)
24 Oktober 2018 04:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Kadar asam urat yang terlalu tinggi menyebabkan masalah serius di dalam tubuh. Tingginya kadar asam urat biasanya ditandai dengan rasa nyeri berlebihan di tubuh. Dalam kondisi terburuk, asam urat bakal memengaruhi persendian yang membatasi pergerakan.

Penyakit asam urat semestinya mulai diperhatikan karena bukan hanya menyerang kaum lansia, tetapi juga kawula muda. Meningkatnya kadar asam urat terjadi karena berbagai faktor, salah satunya terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi purin, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan minuman beralkohol.

Saat purin dicerna, tubuh akan menghasilkan asam urat sebagai limbah yang dibuang melalui urine. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, maka proses mengurai purin menjadi cukup sulit. Akibatnya, asam urat menumpuk di dalam darah yang menimbulkan rasa nyeri di persendian.

Selain makanan, tingginya kadar asam urat dipengaruhi faktor genetik, obesitas, hingga stres. Jika tidak ditangani dengan baik, asam urat menimbulkan berbagai penyakit kronis, mulai dari gangguan ginjal, diabetes, hingga kanker.

Anda semestinya melakukan pengecekan kadar asam urat saat berusia sekitar 20 tahunan. Jika kadar asam urat dalam tubuh cukup tinggi, maka Anda harus segera mengatasinya. Tidak melulu minum obat, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi asam urat tanpa harus bergantung pada obat. Mau tahu apa saja cara tersebut? Simak ulasan yang dihimpun dari NDTV, Selasa (23/10/2018), di bawah ini:

Minum air lemon

Minum air lemon dua kali sehari diklaim ampuh mengatasi asam urat. Lemon kaya asam sitrat yang mampu mengusir asam urat dalam tubuh. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi buah yang kaya vitamin C seperti jambu dan jeruk untuk menurunkan kadar asam urat.

Makan buah dan sayur kaya antioksidan

Penderita asam urat harus banyak mengonsumsi buah dan sayur yang tinggi antioksidan. Adapun buah yang disarankan adalah jenis beri-berian yang mengandung flavonoid. Sementara sayuran yang kaya antioksidan contohnya tomat dan paprika. Kedua sayuran tersebut juga mengandung antioksidan yang menetralisir kadar asam urat di dalam tubuh.

Hindari gula tambahan

Makanan yang mengandung gula tambahan juga berpotensi meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh. Oleh sebab itu, perhatikan jumlah gula yang ada di dalam makanan olahan. Pastikan jumlahnya tidak lebih dari 15 gram karena membahayakan kesehatan.

Minum air mineral

Meminum air mineral dalam jumlah lebih banyak dari yang dianjurkan juga membantu ginjal menyaring asam urat dari dalam tubuh. Air mineral dapat membantu membuang zat tidak terpakai dari dalam tubuh. Zat-zat tersebut bakal dibuang bersama dengan urine.