Bahaya Diabetes Bagi Tubuh Anda dan Cara Menghindarinya

Ilustrasi Diabetes Melitus - Istimewa
07 November 2018 08:00 WIB Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh Lifestyle Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Tanggal 14 November 2018 diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia. Hari Diabetes adalah hari kampanye untuk membangun kesadaran global terhadap penyakit diabetes.

Harus Anda ketahui penyakit diabetes merupakan penyakit tidak menular, namun penyakit ini merupakan penyakit yang membutuhkan waktu lama untuk menyembuhkannya.

Berubahnya zaman dan mobilitas hidup yang semakin tinggi membuat orang terkadang lupa untuk menjaga asupan makanan Anda. Mengonsumsi makanan yang mengandung gula terus-menerus yang tidak diimbangi dengan olahraga membuat Anda riskan terkena penyakit diabetes.

Dilansir dari Boldsky, baru-baru ini, tercatat ada lebih dari 500 juta orang di dunia yang menderita penyakit diabetes.

Berikut ini adalah delapan bahaya diabetes bagi tubuh Anda;

1. Diabetes dapat merusak pembuluh darah Anda.

Gula darah tinggi diketahui dapat merusak elastisitas pembuluh darah Anda, menyebabkan pembuluh darah Anda menyempit dari waktu ke waktu. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi makrovaskular, seperti serangan jantung atau stroke, atau komplikasi mikrovaskuler, seperti kerusakan organ. Bahkan, risiko kematian karena stroke atau penyakit jantung diketahui meningkat hingga empat kali lipat pada mereka yang menderita diabetes.

2. Diabetes dapat merusak saraf Anda.

Karena sirkulasi darah yang buruk, selama bertahun-tahun, terkadang 20 tahun setelah diagnosis, penderita diabetes mengalami kerusakan saraf. Kasus yang paling umum untuk kondisi ini terjadi di jari-jari kaki, tangan, dan kaki. Anda bisa-bisa merasakan mati rasa pada bagian-bagian tubuh tersebut.

3. Dapat merusak ginjal

Ketika pembuluh darah di ginjal Anda rusak, ginjal Anda akan gagal menyaring racun atau kotoran didalam tubuh secara efisien. Hal ini menyebabkan pembentukan materi toksik di dalam ginjal dan akhirnya mengakibatkan gagal ginjal.

4. Dapat menyebabkan kebutaan.

Retinopati diabetic mungkin bukan penyebab utama kebutaan di seluruh dunia, tetapi ini salah satu hal yang paling mengkhawatirkan apabila Anda menderita diabetes karena kerusakan mikrovaskuler dapat menyebabkan pembengkakan dan pelepasan lapisan retina. Tidak ada obat untuk kebutaan yang disebabkan oleh retinopati diabetik.

5. Diabetes dapat menyebabkan gastroparesis.

Gastroparesis adalah kondisi di mana gerakan alami makanan di saluran pencernaan Anda melambat. Gejala ini merupakan salah satu komplikasi jangka panjang diabetes yang paling umum dan disebabkan oleh kerusakan saraf. Gejala ini juga akan menimbulkan mual, kembung, refluks asam, dan nyeri perut.

6. Ini mempengaruhi kehidupan seks Anda.

Komplikasi mikrovaskular dan neurologis diabetes diketahui menyebabkan disfungsi seksual, terutama pada pria yang memiliki risiko tiga kali lebih besar mengalami impotensi. Pada wanita, dapat menyebabkan kekeringan vagina, dorongan seksual rendah, dan hubungan seksual yang menyakitkan.

7. Dapat merusak proses penyembuhan luka.

Sirkulasi yang buruk yang disebabkan oleh kerusakan mikrovaskular adalah alasan utama mengapa luka, terutama di bagian tubuh, cenderung membutuhkan waktu lama untuk sembuh pada mereka yang menderita diabetes. Ditambah jaringan tubuh yang kandungan gulanya tinggil sangat ideal untuk tempat pertumbuhan mikroba, hal itu memgapa luka pada penderita diabetes sering bernanah dan menjadi gangren.

8. Diabetes memengaruhi kesehatan kulit Anda.

Pada tahun-tahun awal setelah diagnosis, penderita diabetes akan sering mengeluh kulit kering dan banyaknya flek hitam yang muncul. Dan ke depannya kondisi kulit akan menjadi sangat rentan tumbuh bisul, gondok, dan sebagainya. Beberapa orang muncul bercak bulat berwarna coklat.

Nah sudah tahukan bahayanya jika menderita diabetes? Untuk mengontrolnya Anda bisa melakukan 5 tips ini;

1. Makan yang teratur tiga kali sehari dan jangan melewatkan waktu makan.
2. Tingkat asupan serat pada makanan yang Anda konsumsi
3. Makan banyak saat sarapan dan makanlah dengan porsi sedikit saat makan malam
4. Olahraga dengan rajin
5. Makan karbohidrat yang rendah kalori, protein, lemak sehat, dan perbanyak makan buah juga sayuran.

Sumber : Bisnis Indonesia