Kefir, Minuman Fermentasi Kaya Manfaat

Ilustrasi kefir (Pictagram)
27 November 2018 08:10 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Pernah mendengar nama kefir? Beberapa orang mungkin sudah tidak asing dengan bahan yang satu ini. Kefir adalah minuman fermentasi asal Pegunungan Kaukasus yang membentang di wilayah Asia dan Eropa.

Kefir dibuat dari ekstrak biji starter yang difermentasi dan disimpan di tempat sejuk. Dulu, kefir dipakai sebagai obat untuk masyarakat Eropa dan Asia. Kandungan probiotik yang tinggi di dalam kefir memiliki segudang khasiat untuk kesehatan.

Dilansir Boldsky, Senin (26/11/2018), kefir berasa asam dan mengandung gas yang berasal dari proses fermentasi. Minuman kaya probiotik ini boleh diminum setiap hari karena tidak akan menambah berat badan. Kefir juga kaya akan vitamin B, protein, dan sejumlah mineral penting lain yang berkhasiat menjaga kebugaran tubuh. Dalam perkembangannya, kefir tidak hanya dibuat dari biji-bijian saja. Ini dua jenis kefir yang beredar di pasaran:

Susu kefir

Saat ini, banyak orang mengenal kefir sebagai minuman fermentasi yang dibuat dari susu atau santan kelapa. Kefir yang berasal dari susu memiliki rasa asam yang mirip seperti youghurt. Bedanya, kefir akan terasa seperti bersoda karena kandungan karbon dioksida di dalamnya.

Susu kefir mengandung segudang khasiat yang sangat baik bagi usus. Kandungan laktosa di dalam susu bakal bercampur dengan bakteri yang dipakai untuk proses fermentasi kefir. Perpaduan kedua bahan alami itulah yang mendatangkan segudang manfaat bagi tubuh.

Water kefir

Bukan hanya susu kefir, hasil olahan kefir lainnya adalah water kefir. Air kefir terbuat dari hasil ekstraksi biji kefir yang difermentasi dengan bakteri lactobacillus brevis, streptococcus lactis, dan saccharomyces cerevisae. Water kefir biasanya dikonsumsi dengan mencampurkan biji-bijian, gula, dan buah kering.

Minuman ini berasa seperti limun. Air kefir mengandung bakteri baik yang ampuh meningkatkan kesehatan. Minuman ini biasanya dibuat dari hasil ekstraksi biji-bijian dengan air kelapa atau air biasa yang tidak mengandung susu.

Meski demikian, khasiat dari water kefir tidak berbeda jauh dengan susu kefir. Segelas susu kefir mengandung 152 kalori. Sementara water kefir hanya mengandung 16 kalori. Kandungan lemak pada susu kefir juga lebih tinggi ketimbang water kefir. Meski demikian, minuman ini tetap aman dikonsumsi setiap hari karena kaya potasium, kalsium, serta vitamin A.