Jadi Pemaaf Bikin Hidup Lebih Bahagia

Ilustrasi - Mamiverse
05 Desember 2018 09:30 WIB Tika Anggreni Purba Lifestyle Share :

Solopos.com, JAKARTA — Tidak mudah memaafkan kesalahan orang lain.  Sebagian orang menyimpan kesalahan orang karena berpikir memaafkan berarti mengabaikan kesalahan atau pengkhiatan yang pernah dilakukan pelaku.

Orang yang terluka biasanya merasa kesalahan yang pernah terjadi tidak mungkin dimaafkan dan dilupakan.

Akan tetapi, kenyataannya adalah kita tidak memaafkan orang lain demi kebaikan orang tersebut, tetapi demi kebaikan kita sendiri. Untuk melepaskan diri dari rasa sakit dan luka, melepas maaf adalah solusinya. 

Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa memaafkan berkaitan dengan kesehatan seperti menurunkan level kecemasan, stres, depresi, dan lain-lain. Orang yang memaafkan juga memiliki kesehatan fisik yang lebih baik.

Bagaimana langkah-langkah memaafkan orang lain? Berikut ulasannya dilansir Lifehack.org

1. Kenali emosi dan perasaan Anda

Cobalah menelusuri kembali apa yang  sebenarnya membuat Anda benar-benar terluka dan apa yang Anda rasakan secara jujur. Tanpa menyalahkan apa dan siapapun, coba mengenali perasaan dan pikiran Anda sendiri misalnya melalui meditasi berdiam diri atau mengambil waktu sejenak untuk sendiri.

Kemudian tanyakan pada diri sendiri, tanpa menghakimi, apakah ada sesuatu yang bisa Anda lakukan  untuk memulihkan hati Anda yang terluka karena perbuatan orang lain. 

2. Lepaskan masa lalu

Untuk melangkahkan kaki dalam step hidup selanjutnya Anda harus siap melepaskan masa lalu yang membelenggu hidup Anda. Kita cenderung membawa masa lalu dan kesalahan orang lain dalam hidup, sehingga hari-hari kita terasa berat. 

Untuk hidup yang lebih lega dan bahagia, belajarlah hidup untuk masa kini. Pikirkan dan renungkan apa jadinya hidup Anda jika Anda hidup tanpa kebencian, amarah, dan dendam terhadap masa lalu.

3. Ambil kembali kekuatan Anda

Mungkin Anda merasa tidak rela memaafkan orang lain karena apa yang dilakukannya. Tetapi bukankah itu sama saja dengan membiarkan diri Anda dikuasai oleh kemarahan dan dendam? Memaafkan justru tanda bahwa Anda telah mengambil kembali kekuatan Anda yang tadinya telah diserahkan kepada kebencian.

Ketika bayangan masa lalu yang menyakitkan muncul kembali, ingatkan pada diri Anda bahwa Anda telah memilih untuk memaafkan dan itulah kekuatan Anda.

4. Jadikan pelajaran

Pernah tersakiti atau terluka karena perilaku orang lain bukanlah keinginan kita, tetapi mari jadikan itu sebagai sebuah pelajaran berharga dalam kehidupan. Sebuah pelajaran yang menguji kekuatan Anda dalam menjalani kenaikan level dalam hidup.

Mungkin kita berpikir apa yang terjadi pada kita sangat tidak adil, tetapi anggaplah pengalaman itu sebagai bagian dari pertumbuhan Anda. Siapa yang tahu bahwa kisah Anda menginspirasi banyak orang.

5. Mengirimkan cinta

Ketika Anda telah mampu melewati langkah-langkah di atas, secara natural Anda akan mulai membuka hati untuk memberi maaf pada orang yang bersalah pada Anda. Pemikiran bahwa Anda sebaiknya mengirimkan cinta akan terasa lebih besar, ketimbang keinginan untuk membencinya. Inilah tanda kebebasan Anda dari belenggu dendam

6. Mulai memaafkan

Ketika Anda mau mencoba memberi kesempatan untuk memaafkan, di saat yang sama kedamaian, harapan, rasa syukur, kebahagiaan, dan segala sesuatu yang baik akan Anda rasakan.

Memaafkan membuat kita merasa lebih tenang tanpa terbeban secara emosional. Karena itu, mulailah untuk memaafkannya hingga tuntas.

Sumber : Bisnis.com