Omzet Dagang Rp4,7 M? Trik Cerdas Medsos Ala Jumariyanto Regar Sport Wonogiri Pakai Pukulan & Ciuman

Jumariyanto Regar Sport Wonogiri (Solopos/Cahyadi Kurniawan)
05 Desember 2018 20:40 WIB Cahyadi Kurniawan Lifestyle Share :

Solopos.com, WONOGIRI --  Bisnis konveksi Regart Sport Wonogiri berkembang pesat, bahkan kini beromzet Rp4,7 miliar sebulan. Kesuksesan Regart Sport tak bisa lepas dari Jumariyanto biasa disapa Mas Jum.

Pria kelahiran Klaten, 9 Juni 1981 ini berbagi trik jitu berdagang dengan memanfaatkan media sosial. Trik jitu itu disampaikan Jumariyanto Regar Sport dalam acara peluncuran program Aku Saudagar Muda oleh BNI yang diikuti 100-an pelajar SMA/SMK di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (5/12/2018).

Menurut Jumariyanto, trik pertama dalam memanfaatkan medsos adalah memiliki 5.000 perunggu, 2.000 perak, 50 emas, dan 5 berlian.

Angka itu setara dengan 5.000 teman di media sosial, 2.000 kontak Whatsapp, 50 pelayanan per hari, dan muaranya 5 transaksi per hari.

Berbisnis melalui media sosial bisa dilakukan dengan teknik 16 pukulan, 10 tendangan dan 3 ciuman.

Artinya, pebisnis harus mulai membiasakan 16 postingan sehari, dibagikan ke 10 grup, lalu tiga pesan broadcast pada pukul 07.00 WIB, pukul 13.00 WIB, dan pukul 19.00 WIB.

“Pastikan juga produk yang dijual tepat minat dengan target. Kalau jual jilbab, misalnya, segmen yang disasar bisa grup pengajian, komunitas hijaber, atau arisan ibu-ibu,” urai pria yang tercatat sebagai pegawai negeri di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Wonogiri.

Jumariyanto Regar Sport Wonogiri memulai bisnis konveksinya sejak 2012 sebagai reseller jersey voli dengan volume pesanan setahun sekali. Pada 2013, pendapatannya bertambah Rp130 juta per bulan.

Pada 2014, Jumariyanto Regar Sport Wonogiri mulai memproduksi jersey sendiri. “Awalnya riset. Hasilnya, ternyata voli ini unik. Ada harga sepatu Rp1,5 juta dan itu biasa dipakai di turnamen kelas tarkam [antarkampung]. Di sepak bola enggak ada,” tutur Jumariyanto Regar Sport Wonogiri.