Jangan Berlebihan! Ini Aturan Makan Camilan

Terbiasa makan banyak - dokumentasi
01 Januari 2019 05:00 WIB Tika Anggreni Purba Lifestyle Share :

Solopos.com, JAKARTA — Salah satu makanan yang sulit ditolak adalah makanan ringan seperti jajanan atau camilan. Karena bentuk atau porsinya kecil, kita seolah tergoda untuk terus mengunyah dan menikmatinya. Padahal makan camilan itu juga ada aturannya lo.

Bagi sebagian orang, makan tiga kali sehari sudah cukup untuk membuat perut kenyang dan tubuh penuh energi. Namun, sebagian orang lain tidak bisa hidup tanpa camilan. Pertanyaannya adalah, apakah Anda memang benar-benar lapar atau hanya mengidam ingin makan?

Berikut ini beberapa fakta mengenai camilan yang perlu Anda ketahui agar tidak kebablasan makan dan menganggu kesehatan Anda:

1. Apabila Anda benar-benar lapar dan membutuhkan camilan, pilihlah makanan yang sehat sebagai menu makanan. Jangan tunggu sampai jadwal makan selanjutnya.

Hal ini dilakukan untuk menghindari kelaparan berlebihan yang bisa membuat Anda makan berlebihan. Pilihlah menu camilan yang sehat seperti buah segar, sayur, yoguhrt, kacang-kacangan, dan sebagainya.

2. Camilan populer seperti kentang goreng, keripik, cokelat, biskuit, dan lain-lain mengandung lebih banyak gula, lemak, dan garam ketimbang nutrisi yang penting untuk tubuh. Karenanya lebih baik makan camilan semacam ini sesekali saja.

3. Makan camilan hanya ketika Anda merasa lapar. Ketika Anda merasa ingin makan, coba selidiki apakah memang karena Anda lapar atau hanya menginginkannya saja.

Ketika perasaan ini timbul, cobalah untuk minum segelas air, kalau masih lapar, berarti Anda memang membutuhkan makanan. Sebaliknya kalau tidak, mungkin Anda hanya sedang mengidamkan makanan saja.

4. Makan secukupnya. Sekalipun di depan Anda tersedia berbagai jenis makanan, cobalah untuk membatasi diri Anda dengan makan secukupnya.

5. Bagi anak-anak, camilan adalah hal yang penting karena mereka banyak melakukan aktivitas fisik yang membutuhkan energi lebih. Terkadang makan tiga kali sehari tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.

Sumber : Bisnis Indonesia