Lifestyle
Rabu, 9 Juni 2021 - 19:00 WIB

Benarkah Pemakaian Smartphone Terlalu Sering Bisa Picu Obesitas?

Newswire  /  Astrid Prihatini WD  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi perempuan menggunakan smartphone (Freepik)

Solopos.com, SOLO--Pemakaian smartphone terlalu lama bukan hanya merusak mata, melainkan juga bisa picu obesitas. Hal ini terungkap berkat penelitian di Korea Selatan yang menganalisis data lebih dari 53.000 remaja dari Korea Youth Risk Behavior Web-Based Survey.

Bagaimana smartphone bisa picu obesitas? Simak ulasannya di tips kesehatan kali ini. Hasil penelitian menemukan bahwa remaja yang menggunakan smartphone lebih dari 2 jam per hari secara signifikan lebih mungkin untuk makan lebih banyak makanan olahan dan lebih sedikit mengonsumsi buah dan sayuran. Selain itu, remaja yang menghabiskan lebih dari 3 jam per hari pada smartphone secara signifikan lebih mungkin mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Advertisement

Hasil lain dari penelitian bagaimana smartphone bisa picu obesitas ini adalah remaja yang menghabiskan setidaknya 5 jam menatap layar smartphone setiap hari lebih mungkin untuk minum minuman manis berkarbonasi dan nonkarbonasi, dan makan makanan cepat saji, keripik, dan mie instan dibandingkan dengan responden yang menghabiskan kurang dari 2 jam sehari di smartphone mereka.

Baca Juga: Minuman Makanan Ini Bertema BTS, ARMY Wajib Tahu

Hasil penelitian lain tentang smartphone adalah responden yang menggunakan smartphone untuk mencari informasi memiliki perilaku makan yang lebih sehat dibandingkan responden yang menggunakan smartphone untuk mengobrol, menggunakan messenger, bermain game, menonton video, mendengarkan musik, dan terhubung di media sosial. Remaja yang sebagian besar menggunakan smartphone untuk bermain game, menonton video, mendengarkan musik, atau membaca webtoon atau novel web lebih cenderung mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Advertisement

Mengutip laman Bisnis.com, Rabu (9/6/2021), hasil penelitian bagaimana smartphone bisa  picu obesitas ini juga menunjukkan para pemakai jarang menyadari telah asupan makanan yang dimakan saat terpapar ponsel. Menurut pelatih penurunan berat badan,  Christina Brown, ketika kita tidak sadar tentang makan kita (yang terjadi saat kita makan sambil melihat layar), kita cenderung makan berlebihan. Kita mengemil tanpa berpikir, atau makan terlalu cepat, yang tidak memberikan cukup waktu bagi sistem pencernaan kita untuk memberi sinyal ke otak bahwa kita sudah kenyang, jadi kita makan melewati titik kenyang.

Baca Juga: Mengenal Gejala Virus Corona Varian Delta, Apa Saja?

Dia mengatakan pandemi berkontribusi pada hal ini, karena jarak sosial memaksa remaja dan orang dewasa menggunakan smartphone untuk sekolah, bekerja, dan interaksi sosial dengan teman dan keluarga sehingga dampak terhadap berat badan makin terasa.  Menurut Christina Brown, jika kita bisa lebih fokus pada makan sehat, kita bisa menurunkan peningkatan jumlah anak-anak dan orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas

Advertisement

 

 

 

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif