Lifestyle
Sabtu, 13 Mei 2023 - 21:02 WIB

Ejakulasi Setiap Hari Timbulkan Penyakit? Ini Penjelasannya

Akhmad Ludiyanto  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pasangan suami istri (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Ejakukasi setiap hari dianggap akan membawa efek negatif bagi kesehatan. Namun hingga saat ini belum ada bukti secara ilmiah tentang aktivitas mengeluarkan sperma tersebut.

Bahkan ada banyak mitos yang beredar terkait dengan ejakulasi setiap hari. Aktivitas ini disebut bisa meningkatkan risiko rambut rontok hingga menyebabkan kebutaan. Tidak hanya itu, ejakulasi setiap hari juga dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko munculnya gangguan kesehatan pada pria maupun wanita. Benarkah demikian? Berikut pembahasannya, dikutip dari Halodoc.

Advertisement

Sebenarnya, ada banyak alasan orang dewasa ejakulasi. Pada sebagian orang, ejakulasi mungkin dilakukan sendiri dengan cara masturbasi atau bersama pasangan. Frekuensi normal ejakulasi setiap orang bisa berbeda-beda. Selain itu, masih belum terbukti bahwa mengeluarkan sperma setiap hari bisa meningkatkan risiko penyakit. Malahan, hal ini disebut bisa memberi manfaat untuk tubuh. Meskipun begitu, sebaiknya waspadai ciri “ketagihan ejakulasi” yang nyatanya bisa memberi sejumlah efek samping pada kualitas hidup.

 

Advertisement

 

Manfaat dan Dampak Sering Ejakulasi

Mengeluarkan sperma setiap hari sering dikaitkan dengan risiko kesehatan, mengalami kerontokan rambut, masalah kesuburan, disfungsi ereksi, hingga menyebabkan hilangnya penglihatan atau kebutaan. Namun, hingga kini hal tersebut belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Sebaliknya, rutin mengeluarkan sperma atau ejakulasi justru bisa memberi sejumlah manfaat, seperti meredakan stres dan meningkatkan suasana hati.

Advertisement

Lantas, apakah ada batasan dalam mengeluarkan sperma? Jawabannya bisa berbeda-beda, tergantung pada kondisi tubuh dan kebutuhan. Beberapa orang mungkin perlu mengeluarkan sperma setiap hari, seminggu dua kali, atau bahkan seminggu sekali.

Namun, ada hal yang perlu disadari bahwa ejakulasi merupakan hal yang normal terutama pada orang dewasa yang sudah aktif secara seksual. Maka dari itu, cobalah untuk membicarakan pada pasangan terkait hal ini, sebab kebutuhan setiap orang berbeda. Jika memungkinkan, kamu bisa membuat jadwal rutin bersama pasangan.

 

Advertisement

Kecanduan Masturbasi

Meski bisa memberi sejumlah manfaat, tetapi sebaiknya hindari berlebihan atau kecanduan ejakulasi. Biasanya, hal ini terkait dengan masturbasi. Ada risiko orang dewasa mengalami kecanduan masturbasi.

Penting untuk mengetahui batasan dan cobalah untuk memperhatikan beberapa tanda kecanduan masturbasi. Jika saat mengeluarkan sperma kamu mengalami gejala, seperti tubuh lelah, bisa jadi itu tanda ejakulasi sudah berlebihan. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sebaiknya berhenti dan mulai batasi masturbasi.

Advertisement

Selain itu, mengenali masturbasi berlebihan juga bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa tanda atau perubahan dalam kualitas hidup. Waspadai jika kamu mulai sering melewatkan aktivitas harian, seperti sekolah atau bekerja, tidak lagi memiliki waktu untuk orang sekitar, jarang berinteraksi dengan orang lain, bahkan membatalkan rencana bertemu teman atau keluarga karena masturbasi.

Sebab, hal itu bisa menjadi tanda kecanduan masturbasi. Sebaiknya, segera lakukan pemeriksaan jika hal ini sudah dirasa sangat parah dan merusak kualitas hidup atau hubungan sosial dengan teman, keluarga, atau pasangan.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif