Lifestyle
Senin, 6 Mei 2013 - 16:03 WIB

Genjot Pariwisata, Pemkab Banyuwangi Gelar Kompetisi Surfing

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - ilustrasi

ilustrasi

KUTA–Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar kompetisi surfing bertajuk Red Island International Surf Competition selama tiga hari 22-26 Mei 2013 di Pantai Pulau Merah untuk memajukan industri surfing lokal dan Indonesia.

Advertisement

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan tujuan utama dari kompetisi ini selain mengembangkan pariwisata Banyuwangi juga untuk memajukan komunitas surfing yang ada di Indonesia.

“Sejauh ini persiapan yang dilakukan telah mencapai 85%. ”Kami terus menyempurnakan semua persiapan untuk menyukseskan ajang tersebut baik akomodasi peserta, publikasi, dan lokasi kompetisi sudah disiapkan dengan baik. Kami optimistis ajang ini bisa sukses,” ujarnya saat jumpa pers di Kuta, Bali, Senin (6/5/2013).

Anas mengatakan, kompetisi selancar ini digelar untuk mempromosikan Pulau Merah sebagai salah satu destinasi wisata andalan Banyuwangi. Selain itu, Pantai Pulau Merah akan dikampanyekan sebagai titik surfing yang baru bagi para peselancar.

Advertisement

“Sebelumnya, para peselancar lebih banyak mengenal Pantai Plengkung (G-Land) sebagai tempat berselancar di Banyuawangi. Kompetisi ini juga digelar sebagai bentuk keseriusan Banyuwangi dalam mengembangkan wisata minat khusus (special interest tourism),” ujarnya.

Sebagai daerah yang kaya potensi wisata, lanjutnya, Banyuwangi terus membenahi diri agar potensi tersebut bisa dioptimalkan untuk memberi nilai tambah ke masyarakat.

“Salah satu yang menjadi fokus dalam pengembangan pariwisata di kabupaten paling timur Pulau Jawa itu adalah wisata minat khusus, seperti sport tourism dengan menggelar Banyuwangi International Surf Competition,” tandasnya.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif