Miss V Lecet? Begini Cara Mengatasinya

Ilustrasi daerah kewanitaan (Pinterest)
03 Januari 2019 05:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Kebersihan vagina yang merupakan area intim wanita wajib dijaga dengan benar. Nah, pernahkah vagina Anda terasa gatal, perih, dan lecet secara tiba-tiba? Lantas, apa penyebab lecet pada vagina?

Area kewanitaan yang selalu lembap rentan dipakai sebagai tempat bakteri berkembang biak. Perkembangbiakan bakteri menyebabkan masalah pada vagina, mulai dari berbau, berlendir, hingga gatal, dan lecet. Bukan cuma bakteri, ada berbagai hal lain yang menyebabkan vagina gatal dan lecet.

Jika mengalami hal tersebut, Anda semestinya mendatangi dokter untuk mendapatkan bantuan. Dokterakan memberikan salep dan obat khusus yang mampu mengobati luka tersebut. Obat untuk menyembuhkan vagina yang lecet tidak boleh sembarangan.

Dilansir Boldsky, Rabu (2/1/2019), obat oral seperti antibiotik hanya mampu menghilangkan rasa sakit pada wilayah vagina. Namun, luka yang terlanjut teriritasi itu harus mendapatkan perawatan khusus. Sebaiknya, hindari pemakaian sabun mandi yang tidak cocok dengan area kewanitaan.

Anda juga harus menjaga kebersihan celana dalam yang dipakai. Jangan memakai celana yang terlalu ketat. Pastikan celana dalam meresap keringat sehingga nyaman dipakai dan tidak menimbulkan rasa gatal. Bersihkan vagina dengan sabun khusus dan air hangat.

Jika tajut iritasi, Anda bisa membersihkan vagina dengan air rendaman dauh sirih. Sirih berkhasiat sebagai antiseptik, antibakteri, dan antioksidan yang membantu penyembuhan luka di kulit. Namun, jangan terlalu sering membersihkan vagina dengan air sirih karena dapat menghilangkan kelembapannya.

Tetapi, saat vagina sedang lecet, Anda bisa membersihkannya dengan air rebusan daun sirih. Siapkan 5-10 lembar daun sirih yang sudah dicuci bersih. Kemudian, rebus daun sirih tersebut dengan 2,5 liter air sampai mendidih selama 15 menit. Dinginkan air rebusan tersebut sebelum membasuh area vagina.